Cerita Haru Dokter menyelamatkan Pasien

Cerita Haru Dokter menyelamatkan Pasien

Hi kawan kembali lagi di Duniacerpen, kali ini akan membagikan cerita haru dokter yang mengalami sakit covid-19 menyelamatkan pasien lain.

 

Cerita haru dokter menyelamatkan pasien

Cerita haru dokter menyelamatkan pasien penderita sakit corona

 

Karena Covid-19 menyerang paru-paru, orang yang berada dalam kondisi kritis perlu perawatan dan pasang tabung endotrakeal melalui mulut atau hidung untuk menghubungkan udara luar dengan kedua paru.

Baru-baru ini seorang dokter yang positif Covid-19 dari India memasang alat intubasi dari dokter  kepada pasien lanjut usia yang sakit kritis akibat penyakit yang sama.

Dr Sanket Mehta, seorang ahli anestesi yang menjalani perawatan ke Rumah Sakit BAPS karena  positif Covid-19. Dr Sanket Mehta memasuki ruang ICU dengan intubasi karena mengalami sesak napas dan tingkat oksigen yang rendah.

Baca Juga : INDOPK.COM  Agen Poker Online dan Bandar Ceme Terbaik dan Terpercaya

Pada tanggal 9 Agustus lalu, seorang pasien berusia lanjut memasuki ruang ICU karena Covid-19. Pasien itu dalam kondisi kritis dan darurat. Pria berusia 71 tahun itu juga perlu pemakaian intubasi.

Sayangnya, para dokter harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Mereka mungkin membutuhkan waktu 15-20 menit untuk menangani pasien kritis yang baru datang itu. Agen Poker Online

” Para dokter mungkin membutuhkan waktu 15-20 menit untuk mencapai ruang ICU, kata dokter  Parshottam Koradia.  INDOPK

Tetapi para dokter dan staf RS BAPS terkejut ketika melihat Dr Mehta, yang hanya berjarak dua tempat tidur dari Purani, melepaskan alat intubasinya.

Dengan kekuatan yang tersisa, Dr Mehta berjalan menuju tempat tidur Purani dengan susah payah. Dr Mehta kemudian melakukan intubasi terhadap Purani yang sedang kritis.

Menurut para dokter, intubasi pada pasien yang kritis perlu dalam waktu tiga menit atau pasien bisa mengalami kerusakan otak yang parah.

Baca Juga : Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Dr Koradia mengatakan, Dr Mehta menjalani perawatan selama 10 hari dalam usahanya melawan Covid-19. Dr Mehta tidak dapat berbicara banyak karena lemah dan kesulitan bernapas.

” Beliau sendiri membutuhkan oksigen sekitar enam liter per menit, tetapi dokter Mehta bertaruh nyawa dengan melepas alat bantu pernapasannya untuk Purani,” tambah Dr Koradia.

Dr Mehta sebelumnya manjadi dokter RS BAPS beberapa tahun yang lalu. Tetapi dokter berusia 37 tahun itu membuka praktik pribadi sebagai ahli anestesi tamu.

Link Alternatif Daftar & Login Indopk | INDOPK.COM  Agen poker Online dan Bandar Ceme Terpercaya dan Terbaik Di Indonesia

 

Promo INDOPK

<> Event Lomba Turn Over Bulanan ( Berhadiah Ratusan Juta Rupiah )

<> Hadiah Kartu Jackpot

<> New Member 10% ( Minimal Deposit 25.000 )

<> CashBack 0.5%  ( Setiap Hari Rabu )

<> Bonus Referral 20% ( Seumur Hidup )

<> Bonus Jackpot Jutaan Rupiah Disetiap Harinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *