Curhatan Sedih Pria Lewatkan Momen Terakhir Ayahnya karena Manajer Menahannya

Curhatan Sedih Pria Lewatkan Momen Terakhir Ayahnya karena Manajer Menahannya

Hi kawan kembali lagi di Duniacerpen, kali ini akan menceritakan curhatan sedih pria lewatkan momen terakhir ayahnya karena manajer menahannya.

Curhatan sedih pria

Curhatan sedih pria lewatkan momen terakhir ayahnya

 

Seorang pria asal Singapura menceritakan kisah sedihnya terkait kepergian sang ayah. Pria bernama Syed Ahmad Sabar Aljoofri tersebut menulis di Facebook bahwa ia melewatkan momen terakhir ayahnya sebelum meninggal. Yang membuatnya menyesal adalah itu terjadi karena manajer menahannya untuk tidak meninggalkan kantor.

Dalam postingannya, Syed Ahmad mengaku sedang menggantikan pekerjaan rekannya saat sang ayah sedang dalam perawatan. Pukul 9:40, ia mendapat telepon dari dokter yang mengabarkan kondisi ayahnya sudah tidak akan bertahan lama. Tapi sayangnya, manajer Syed Ahmad menolak bawahannya itu pulang sebelum pukul 16:00 tapi boleh ke rumah sakit satu jam kemudian.

Baca Juga : INDOPK.COM  Agen Poker Online dan Bandar Ceme Terbaik dan Terpercaya

Pada 10:30, Dokter mengabari bahwa ayahnya sudah memakai alat bantu pernapasan dan ia harus segera ke rumah sakit. Saat itu lah ia memohon untuk dibolehkan ke rumah sakit tapi manajer tersebut kembali menahannya.

“Aku menginformasikan pada OM (Operation Manager) bahwa aku harus buru-buru ke rumah sakit. Ibuku sedang menuju ke sana dan menantikan kehadiranku tapi lagi-lagi ia bersikeras aku harus tinggal untuk sejam lagi untuk alasan yang sama yang ia katakan sebelumnya,” Agen Poker Online

“Sejam setelahnya pada 11:30. Aku mengatakan pada OM bahkan memohon padanya aku harus pulang dan ibuku sudah sampai rumah sakit. Ibuku menungguku tapi aku mendapat respon yang tidak saya inginkan. ‘Tapi aku pikir ibumu tidak peduli dengan keadaan ayahmu'” cerita pria tersebut.

Singkat cerita, akhirnya Syed Ahmad sudah boleh pulang tapi selagi ia menuju rumah sakit, ia mendapat bahwa sang ayah sudah meninggal. “Mendengar itu aku jatuh dan menangis sampai perutku sakit dan bukan karena ayahku sudah tidak ada karena dia sudah sering bilang dia tahu dia tidak akan bertahan lama, dia sudah bersiap menghadapi kematian,” INDOPK

“Tapi karena dia meninggal tanpa siapa pun di sisinya dan yang lebih parah aku tidak bisa membisikkan kata-kata terakhir dan doa di telinganya dan berada di sampingnya di saat-saat terakhirnya. Aku sudah berjanji melakukannya,”

Baca Juga : Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

“Bahkan membisikkan kata-kata dan doa terakhirku padanya adalah keinginan terakhirnya yang mana ia ingin sekali terwujudkan dan dia terus saja mengingatkan hal itu dan mendorongku melakukannya bahkan sebelum kondisi kesehatannya jadi kritis,” tulis Syed Ahmad.

Tak lama setelah itu, Syed Ahmad keluar dari pekerjaannya. “Tapi apa yang membuatku kesal adalah OM tidak membiarkanku cepat-cepat ke rumah sakit. Dokter memintanya untuk menyaksikan ayahku meninggal dan mengucapkan kata dan doa terakhir. Sampai hari ini, aku tidak bisa dan tidak akan memaafkan OM-ku dengan apa yang tidak secara langsung terjadi pada ayahku,” tutupnya pada postingan yang yang mendapat like 938 kali dan dikomentari 265 kali itu.

 

Link Alternatif Daftar & Login Indopk | INDOPK.COM  Agen poker Online dan Bandar Ceme Terpercaya dan Terbaik Di Indonesia

 

Promo INDOPK

<> Event Lomba Turn Over Bulanan ( Berhadiah Ratusan Juta Rupiah )

<> Hadiah Kartu Jackpot

<> New Member 10% ( Minimal Deposit 25.000 )

<> CashBack 0.5%  ( Setiap Hari Rabu )

<> Bonus Referral 20% ( Seumur Hidup )

<> Bonus Jackpot Jutaan Rupiah Disetiap Harinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *