Kisah Haru Pasangan Sepakat Meninggal Bersamaan Sambil Berpegangan Tangan

Kisah Haru Pasangan Sepakat Meninggal Bersamaan Sambil Berpegangan Tangan

Hi kawan kembali lagi di Duniacerpen, kali ini akan menceritakan kisah haru pasangan sepakat meninggal bersamaan sambil berpegangan tangan

Kisah haru pasangan

Kisah haru pasangan sepakat meninggal bersama

 

Bukti bahwa pasangan bisa saling setia hingga maut memisahkan datang dari pasangan Charlie dan Francie. Keduanya meninggal bersamaan sambil berpegangan tangan.

Pasangan Charlie dan Francie Emerick adalah bukti nyata bahwa cinta sejati itu benar ada. Sebuah video dokumenter memperlihatkan kebersamaan mereka hingga maut memisahkan.

Baca Juga : INDOPK.COM  Agen Poker Online dan Bandar Ceme Terbaik dan Terpercaya

Charlie dan Francie meninggal sambil berpegangan tangan di tempat tidur rumah mereka di Portland, Oregon, Amerika Serikat pada April 2017. Hampir setahun setelah kepergian pasangan berusia 88 dan 87 tahun itu, ketiga anak mereka sepakat berbagi momen haru ketika kedua orangtua mereka sepakat memutuskan meninggal bersamaan. Ya, pasangan Charlie dan Francie setuju untuk mengakhiri hidup mereka.

Negara bagian Oregon di Amerika Serikat merupakan salah satu negara bagian yang mengizinkan pasien dengan penyakit terminal (yang tidak mungkin lagi sembuh) untuk mengkahiri hidupnya. Dalam undang-undang yang berlaku di negara bagian tersebut, Menyebutkan bahwa pasien yang bisa meminta bantuan untuk bunuh diri adalah mereka yang akan meninggal dengan perkiraan dalam enam bulan. Agen Poker Online

Charlie dan Francie sudah memenuhi syarat untuk melakukan bunuh diri legal di Oregon. Oleh karena itulah keduanya meninggal bersamaan setelah mengonsumsi obat yang mematikan dari tim medis. Francie meninggal 15 menit setelah mengonsumsi obat tersebut, sedangkan Charlie menyusul satu jam kemudian.

Semasa hidupnya Charlie menderita sakit jantung, parkinson dan kanker prostat. Sedangkan Francie selama bertahun-tahun menderita penyakit jantung dan sudah beberapa kali terkena serangan jantung. INDOPK

Pasangan Charlie dan Francie sudah menikah selama 66 tahun. “Mereka itu seperti sepasang sahabat. Dan di tahun-tahun terakhir hidup mereka, ayah menjadi mata ibu dan ibu menjadi telinga ayah,” kenang putri tertua mereka, Jerlyn Marler.

Jerlyn menambahkan kedua orangtuanya memang termasuk orang yang mendukung bunuh diri legal yang pertamakali berlaku di negara bagian Oregon pada 1997. “Mereka tidak ingin meninggal dunia dalam keadaan kesakitan dan memilukan,” ujarnya.

Baca Juga : Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Dalam video dokumenter berjudul Living & Dying: A Love Story tersebut terekam pembicaraan Francie dengan putrinya Sher Safran. Ia berbicara pada sang putri bahwa ia ingin meninggal dunia tidak dalam keadaan menyedihkan kalaupun sang suami yang kesehatannya sudah semakin menurun dan dengan perkiraan hanya punya waktu enam bulan untuk hidup.

Setelah dokter menyatakan Charlie hanya punya waktu enam bulan untuk hidup pada awal 2017, Francie langsung menemui sejumlah dokter. Ia bertanya pada mereka apakah dengan mengakhiri hidup dengan minum obat keras itu legal. Dan dua dokter menyatakan bahwa waktu hidupnya hanya tinggal enam bulan. Akhirnya keduanya mendapat persetujuan untuk bisa meninggal bersamaan.

 

Link Alternatif Daftar & Login Indopk | INDOPK.COM  Agen poker Online dan Bandar Ceme Terpercaya dan Terbaik Di Indonesia

 

Promo INDOPK

<> Event Lomba Turn Over Bulanan ( Berhadiah Ratusan Juta Rupiah )

<> Hadiah Kartu Jackpot

<> New Member 10% ( Minimal Deposit 25.000 )

<> CashBack 0.5%  ( Setiap Hari Rabu )

<> Bonus Referral 20% ( Seumur Hidup )

<> Bonus Jackpot Jutaan Rupiah Disetiap Harinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *