Saat Parade Militer Kim Jong Un Menangis: Saya Telah Gagal

Saat Parade Militer Kim Jong Un Menangis: Saya Telah Gagal.

Maingame88-Saat Parade Militer Kim Jong Un Menangis

Saat Parade Militer Kim Jong Un Menangis: Saya Telah Gagal

Ekspresi Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat menghadiri peringatan Ulang Tahun ke-75 Partai Buruh di Korea Utara, 10 Oktober 2020. Adapun aksi memamerkan rudal Korea Utara tersebut merupakan yang pertama kalinya bagi Kim Jong Un sejak 2018.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Maingame88. Jakarta – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meneteskan air mata saat mengucapkan terima kasih kepada warganya atas pengorbanan mereka dalam berbagai masalah yang menimpa negara itu.
Dilansir dari Reuters, Kim meneteskan air mata saat berpidato acara parade militer pada hari Sabtu, 10 Oktober 2020 untuk memperingati 75 tahun Partai Pekerja. Ia menjadi emosional ketika memberikan penghormatan kepada pasukan atas tanggapan mereka terhadap bencana nasional, mencegah pandemi corona, serta meminta maaf kepada warga karena gagal meningkatkan standar hidup.

 

Orang-orang kami telah menaruh kepercayaan setinggi langit dan sedalam laut pada saya, tapi saya telah gagal untuk selalu memenuhi itu dengan seharusnya memuaskan mereka. Saya sangat menyesal untuk itu,” kata Kim Jong Un. Sejak menggantikan ayahnya pada 2011 lalu, Kim menjadikan kemajuan ekonomi sebagai landasan kebijakan pemerintahannya. Ia bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan membangun hubungan pribadi yang belum pernah terjadi sebelumnya lewat surat.

 

Rencana ambisius Kim untuk perdagangan internasional, proyek konstruksi. Dan langkah-langkah ekonomi lainnya telah terhenti. Karena sanksi. Internasional picu program senjata nuklir serta rudal balistiknya. Perekonomian semakin terpukul ketika. Korea Utara menutup perbatasannya untuk hampir semua lalu lintas. Karena pandemi corona dan bencana banjir.Yang semakin mengancam pasokan makanan. Beberapa saat setelah menunjukkan rasa sedihnya, Kim laporkan tersenyum lebar ketika rudal balistik baru yang besar tampilkan dalam parade militer. Ia lalu menyalahkan kesulitan ekonomi. Korea Utara yang terus berlanjut sebagai dampak dari sanksi internasional, krisis pandemi virus korona. Dan serangkaian topan serta banjir yang merusak. Sejumlah pengamat memberikan tanggapan atas tangis Kim Jong Un yang anggap tidak biasa itu.Lotto03

 

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Kerendahan hati dan keterusterangan Kim, serta air matanya dan tersedak. Semuanya sangat tidak biasa, bahkan bagi seseorang. Yang secara terbuka mengakui kekurangan serta memiliki pola ekspresif yang mapan, “kata Rachel Minyoung Lee. Seorang peneliti independen dan mantan analis open source. Korea Utara untuk pemerintah Amerika Serikat seperti lansir dari Reuters, 13 Oktober 2020. Pidato tersebut, yang jelas terancang dengan hati-hati untuk beresonansi dengan penonton domestik. Kemungkinan memperkuat citra Kim sebagai pemimpin yang kompeten dan karismatik. Yang juga memiliki sisi kemanusiaan, “ ujar Minyoung Lee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.