Raja Thailand Bisa Diusir Jika Memerintah dari Jerman.

Raja Thailand Bisa Diusir Jika Memerintah dari Jerman

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama maingame88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini maingame88 kutip dari kabar dunia yaitu Raja Thailand Bisa Diusir Jika Memerintah dari Jerman

Raja Thailand Bisa Diusir Jika Memerintah dari Jerman

Parlemen Jerman menyatakan Raja Thailand akan diusir jika terbukti menjalankan pemerintahan dari vilanya di Bayern. Lamanya ia menetap di Eropa menjadi sorotan publik Thailand di tengah aksi protes yang berkecamuk.Lotto03

 

Bundestag, sebutan bagi parlemen Jerman, mengatakan bahwa. Raja Thailand Maha Vajiralongkorn menikmati kekebalan diplomatik selama ia tinggal di sebuah vila di Bayern. Namun Jerman memiliki kuasa untuk dapat mengusirnya sewaktu-waktu.

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Menurut penilaian Layanan Akademis Bundestag (WD) yang di tugaskan oleh Partai Kiri yang berhaluan sosialis, pemerintah Jerman hanya memiliki sedikit kuasa untuk mengusir Raja Thailand. Meskipun baru-baru ini Vajiralongkorn di ancam oleh Menteri Luar Negeri Heiko Maas agar tidak memerintah negaranya dari wilayah Jerman. Ancaman Maas tersebut di sampaikannya saat aksi protes tengah berkecamuk di Thailand, menentang pemerintahan raja yang tidak demokratis. Lebih dari 50 orang terluka dalam demonstrasi yang terjadi di Bangkok pada pekan lalu. “Kami telah menjelaskan bahwa kebijakan yang mempengaruhi negara Thailand tidak di lakukan dari tanah Jerman,” kata Maas pada awal Oktober.

Tetapi, selain mengusir raja dari Jerman sebagai ‘persona non grata’, penegak hukum tidak dapat mewakili rakyat Thailand untuk menuntut raja, bahkan ketika dia sedang berlibur, kata Bundestag. Artinya, karena kekebalan diplomatik, raja tidak dapat di hukum atas kejahatan yang di lakukan di Jerman.

Mewahnya kehidupan raja di tengah lockdown.

Vajiralongkorn menghabiskan waktu selama berbulan-bulan di vilanya di tepi Danau Starnberg, tepat di sebelah selatan Muenchen. Di musim semi, raja juga sering menginap di sebuah hotel mewah di resor ski Garmisch-Partenkirchen. Saat itu ia terbukti melanggar aturan menginap di hotel ketika negara bagian Bayern tengah memberlakukan kebijakan penguncian wilayah.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Raja sempat kembali ke Thailand pada bulan Oktober, tetapi partai Kiri meminta pemerintah Jerman untuk melarang dia masuk kembali ke Jerman. “Siapapun yang (berperilaku) seperti raja, secara brutal menindas gerakan demokrasi dengan junta militer, seharusnya tidak di berikan visa untuk kemewahan tinggal yang di perpanjang di Jerman,” kata anggota parlemen partai Kiri, Sevim Dagdelen dan Heike Hansel dalam sebuah pernyataan bersama.

Sebelumnya pada November, Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan tidak menemukan bukti bahwa raja mengeluarkan dekrit dari. Bayern yang melanggar hak asasi manusia, meskipun politisi oposisi menganggap ini kurang kredibel, mengingat lamanya raja tinggal di Jerman. Pertanyaan tentang apa yang di lakukan pemerintah untuk melawan tindakan yang melanggar hukum masih belum terjawab,” kata Margarete Brause dari partai Hijau dalam sebuah pernyataan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *