Aturan Baru Kebiri Kimia Pemerkosa Picu Kemarahan Aktivis Pakistan.

Aturan Baru Kebiri Kimia Pemerkosa Picu Kemarahan Aktivis Pakistan.

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu Aturan Baru Kebiri Kimia Pemerkosa Picu Kemarahan Aktivis Pakistan

Aturan Baru Kebiri Kimia Pemerkosa Picu Kemarahan Aktivis Pakistan

Demonstrasi menuntut keadilan bagi korban perkosaan di Pakistan.

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Aturan baru anti pemerkosaan di Pakistan yang memungkinkan pengadilan untuk mengebiri kimia pelaku, menyulut kemarahan aktivis.Lotto03

Ketetapan dimungkinkannya kebiri kimia bagi pelaku perkosaan, disebut para aktivis sebagai “solusi yang terlalu disederhanakan untuk masalah yang kompleks.”

Di kutip dari kantor berita dpa, Presiden Pakistan, Arif Alvi pada hari Selasa (15/12) menandatangani rancangan undang-undang. Yang di tujukan untuk menangani peningkatan insiden pemerkosaan berkelompok dan penganiayaan anak.

Selain itu aturan di dalamya memungkinkan pengadilan untuk memerintahkan pengebirian kimiawi. Aturan itu juga menetapkan tenggat waktu empat bulan. Untuk menyelesaikan persidangan kasus pemerkosaan oleh pengadilan jalur khusus, demikian menurut sebuah pernyataan.

Pemerintah juga akan membuat daftar pelaku perkosaan di tingkat nasional. “Tata cara larangan identifikasi korban pemerkosaan dan memungkinkan pelanggar bisa di hukum,“tulis Presiden Arif Alvi di akun Twitternya.

Masih ada 120 hari sebelum jadi undang-undang permanen

Pemerintah Pakistan kini memiliki waktu empat bulan untuk membawa aturan itu ke parlemen dan secara permanen di sahkan menjadi undang-undang permanen.

Selanjutnya aturan ini di berlakukan setelah sejumlah unjuk rasa terkait kekerasan seksual menyusul pemerkosaan massal terhadap seorang perempuan di luar kota Lahore. Perempuan itu di perkosa di depan anak-anaknya di jalan raya, pada awal tahun ini di Pakistan.

Penolakan dari kelompok HAM

Bahkan badan-badan hak asasi manusia dan advokat terkemuka telah menolak undang-undang baru tersebut, dengan mengatakan hukuman itu tidak akan menyelesaikan persoalan pemerkosaan. Mereka menuntut perbaikan pada sistem peradilan.

“Ini adalah solusi yang terlalu di sederhanakan untuk masalah yang sangat kompleks dan membutuhkan pendekatan holistik,” kata Rizwan Khan, seorang pengacara hak asasi manusia yang tinggal di ibu kota Islamabad.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Seorang pejabat Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan (HRCP) menyebut undang-undang tersebut bahkan akan memperumit masalah. “Pengebirian tidak akan memenuhi tujuan jika celah lain seperti penyelesaian di luar pengadilan dengan keluarga korban dan intimidasi untuk mencabut dakwaan, tidak di tanggapi,” kata Sadia Bokhari dari HRCP.

Aktivis Salman Sufi, yang mendorong undang-undang perlindungan perempuan di Provinsi Punjab yang padat penduduk mengatakan: “Itu adalah kebijakan reaktif spontan setelah lonjakan pelaporan kasus pemerkosaan baru-baru ini. ” Dia menyerukan pengenalan pusat keadilan satu atap untuk korban pemerkosaan dengan beranggotakan semua staf perempuan, demikitan dikutip dari Reuters.

Sementara Fauzia Viqar, salah satu aktivis perempuan terkemuka di Pakistan, meminta pemerintah untuk memastikan investigasi dan penuntutan yang peka gender. Dengan tingkat keyakinan rendah seperti 3 sampai 4%, Anda tidak mengirim pesan yang kuat,“ tandasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *