Cina Siap Ungkap Kondisi Bawah Permukaan Mars

Cina Siap Ungkap Kondisi Bawah Permukaan Mars

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu Cina Siap Ungkap Kondisi Bawah Permukaan Mars

Cina Siap Ungkap Kondisi Bawah Permukaan Mars

Tianwen-1 akan mendaratkan rover penjelajahnya pada bulan Mei

 

MINGAME88 – Ikuti jejak satelit Amal milik UEA, wahana Tianwen-1 milik Cina tiba tepat waktu di sekitar orbit Mars, jelang perayaan Tahun Baru Imlek hari Jumat (12/02). Bulan Mei, wahana itu akan mendaratkan penjelajahnya di Mars

Misi luar angkasa tidak pernah mudah, baik ketika Anda mengirim astronot yang hanya berjarak 400 kilometer ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, atau meluncurkan satelit komunikasi beberapa ribu kilometer ke angkasa. Kesalahan tertentu bisa saja terjadi.

Misi ke Mars berada di level yang lebih tinggi. Planet ini lebih jauh dan lebih sulit untuk dicapai. Tapi, sehari setelah Misi Mars UEA berhasil mengirimkan satelit Amal ke orbit sekitar Mars, wahana tak berawak Cina pun meyusul. Orbiter Tianwen-1 memasuki orbit sekitar Mars pada Rabu (10/02), tujuh bulan setelah di luncurkan dari Bumi dan menempuh jarak 450 juta kilometer.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Seperti satelit Amal milik UEA, Tianwen-1 melakukan prosedur “pengereman” untuk memperlambat kecepatannya sehingga bisa di tangkap oleh gravitasi Mars dan menghindari terlampauinya target orbit.

Namun, berbeda dengan yang di lakukan UEA pada Selasa (09/02), Cina enggan mengumumkan waktu kedatangan Tianwen-1.

Di lansir kantor berita AP terkait prosedur “pengereman”: “Pihak berwenang Cina, selalu berhati-hati tentang kemungkinan kegagalan, belum mengumumkan waktu kedatangan yang di jadwalkan.”

Sebelumnya, pemerintah Cina mengatakan bahwa wahana tak berawaknya tu berada di jalur yang tepat untuk tiba sebelum Tahun Baru Imlek pada hari Jumat (11/02) mendatang.

Pada hari Jumat (05/02) pekan lalu, Tianwen-1 melakukan manuver “koreksi orbit” keempat. Hal itu diperlukan untuk memastikan bahwa wahana akan siap untuk kedatangannya di orbit, menurut Administrasi Luar Angkasa Nasional Cina.

Apa misi dari Tianwen-1?

Tujuan Tianwen-1 adalah untuk menyelidiki atmosfer Mars selama setidaknya dua tahun.

Sekitar empat miliar tahun yang lalu, atmosfer Mars mengalami perbahan dan air di sana menguap. Tetapi, para ilmuwan tidak tahu mengapa hal itu bisa terjadi. Mungkin ada endapan air di bawah tanah, yang di kenal sebagai air bawah permukaan.

Jadi misi ini memiliki tujuan yang lebih dalam dari yang di harapkan oleh penyelidikan satelit Amal milik UEA.

Tainwen-1 di rencanakan mendaratkan rover penjelajah di permukaan Mars pada Mei mendatang. Lokasi tepatnya belum di sebutkan, tetapi pengawas misi telah melihat bagian selatan dari wilayah yang di sebut Utopia Planitia.

Rover penjelajah bertenaga surya itu di perkirakan akan beroperasi selama beberapa bulan, mencari air di bawah permukaan sebagai tanda-tanda kehidupan di bawah permukaan planet.

Nantinya rover tersebut akan menjelajah Mars bersama dengan rover penjelajah dari AS, yaitu Perseverance Mars 2020 milik NASA dan helikopter Ingenuity yang menyertainya.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Instrumen pada Tianwen-1 dan rover penjelajah
Wahana Tianwen-1 membawa 13 “muatan”. Muatan bisa berarti satelit komunikasi atau satelit observasi. Muatan tersebut jadi instrumen penting misi ini.

Cina Siap Ungkap Kondisi Bawah Permukaan Mars

Peluncuran roket satelit Tianwen-1 milik Cina pada 23 Juli 2020.

Misalnya, ada kamera penginderaan jarak jauh dan radar yang mendeteksi bawah permukaan (SPR) yang dipasang pada rover penjelajah ketika ia dilepas dari orbiter dan mendarat di permukaan Mars.

Seperti namanya, tujuan ilmiah utama SPR adalah menyelidiki kondisi bawah permukaan Mars untuk menentukan ketebalan dan formasi penyusunnya.

Berat rover penjelajah sekitar 200 kilogram. Karena rover digerakkan oleh tenaga surya, pendaratan di belahan utara planet dirasa tidak cukup mendukung.

Rover penjelajah akan menyelidiki permukaan Mars dengan bantuan radar, melakukan analisis kimia di tanah, dan mencari biomolekul serta tanda-tanda kehidupan biologis

Berlomba membawa sampel batuan Mars

Dilaporkan bahwa jika berhasil mendaratkan rover penjelajahnya di Mars, Cina hanya akan menjadi negara kedua yang melakukannya. Tapi itu tidak sepenuhnya benar.

Memang benar banyak negara yang telah mencoba dan gagal, termasuk Eropa dan Jepang. Juga benar bahwa Amerika Serikat adalah satu-satunya negara yang memiliki rekam jejak pendaratan yang relatif konsisten di Mars, secara independen.

Tetapi Amerika juga pernah berkolaborasi dalam misi Mars. Misi InSight, misalnya, adalah laboratorium in-situ yang menyelidiki aktivitas seismik di Mars. Dan itu tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja sama dengan Eropa.

NASA juga bekerja sama dengan Badan Antariksa Eropa (ESA) dalam mengembangkan misi pengembalian sampel untuk membawa sampel murni pertama dari Mars ke Bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *