Joe Biden Ingin Menutup Penjara Guantanamo

Joe Biden Ingin Menutup Penjara Guantanamo

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu Joe Biden Ingin Menutup Penjara Guantanamo

Joe Biden Ingin Menutup Penjara Guantanamo

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

 

MAiNGAME88 – Presiden Amerika Sekitar (AS), Joe Biden akan berusaha untuk menutup penjara di pangkalan AS di Teluk Guantanamo setelah proses peninjauan. Biden akan melanjutan rencana penutupan penjara Guantanamo yang dimulai sejak pemerintahan Barrack Obama.

Sekretaris pers Gedung Putih, Jen Psaki pada Jumat pekan lalu, mengatakan pemerintahan Biden berniat menutup fasilitas tahanan Guantanamo, sesuatu yang pernah di janjikan Presiden Obama tak lama setelah dia menjabat pada Januari 2009.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Untuk alasan ini Psaki tidak memberikan detil kapan penutupan penjara Guantanamo bakal di realisasikan. Menurutnya, banyak pihak yang akan terlibat dalam persoalan ini, karena butuh diskusi dari Departemen Pertahanan. Departemen Kehakiman dan lembaga lain yang belum di tunjuk di bawah pemerintahan Biden.

Bahkan Ada banyak stakeholder dari berbagai lembaga yang perlu menjadi bagian dari di skusi kebijakan tentang langkah ke depan ini,” katanya di lansir FoxNews, Senin, 15 Februari 2021.

Seperti di ketahui, Obama menghadapi tekanan politik dari kelompok oposisi ketika dia berusaha menutup pusat penahanan Guantanamo. Yang di kenal sebagai simbol terkenal perang AS melawan terorisme.

Biden mungkin memiliki lebih banyak kelonggaran sekarang karena hanya ada 40 tahanan yang tersisa di Guantanamo dan kurang menarik perhatian publik.

Di samping itu AS membuka pusat penahanan pada Januari 2002. Untuk menahan orang-orang yang di curigai memiliki hubungan dengan al-Qaeda dan Taliban. Ini menjadi sumber kritik internasional atas penganiayaan tahanan dan pemenjaraan yang berkepanjangan terhadap orang-orang tanpa dakwaan.

Pengumuman rencana penutupan tidak terduga. Biden mengatakan sebagai kandidat dia mendukung penutupan pusat penahanan. Menteri Pertahanan Lloyd Austin juga mengatakannya dalam kesaksian tertulis untuk konfirmasi Senatnya.

“Guantanamo telah memberi kami kemampuan untuk melakukan undang-undang penahanan perang untuk menjauhkan musuh kita dari medan perang. Tetapi saya yakin sudah waktunya fasilitas penahanan di Guantanamo di tutup,” kata Austin.

40 tahanan yang tersisa di Guantanamo termasuk lima yang sebelumnya di bebaskan melalui proses peninjauan intensif yang di buat di bawah pemerintahan Obama. Sebagai bagian dari upaya untuk menutup pusat penahanan Guantanamo, dan memindahkan sisa tahanan ke fasilitas tahanan yang ada di AS.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Bahkan kelompok hak asasi manusia yang telah lama memperjuangkan penutupan Guantanamo menyambut baik pengumuman Biden.

“Selama hampir dua dekade, Amerika Serikat telah menyangkal keadilan bagi ratusan orang yang di tahan pemerintah di Teluk Guantánamo tanpa batas waktu. Tanpa dakwaan atau pengadilan,” kata Daphne Eviatar, Direktur Program Keamanan dengan Hak Asasi Manusia di Amnesty Internationa USA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *