PBB Kecam Pemutusan Akses Internet di Myanmar, Bungkam Demokrasi

PBB Kecam Pemutusan Akses Internet di Myanmar, Bungkam Demokrasi

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu PBB Kecam Pemutusan Akses Internet di Myanmar, Bungkam Demokrasi

PBB Kecam Pemutusan Akses Internet di Myanmar, Bungkam Demokrasi

Petugas polisi sedang berjaga di 20 lajur jalan di Naypyitaw, Myanmar.

 

MAINGAME88 – Pemerintah militer di Myanmar terus mengerahkan pasukan tambahan di seluruh wilayah dan menutup akses internet. Hal ini dilakukan untuk menekan para pengunjuk rasa yang melakukan demonstrasi sejak beberapa hari terakhir.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Militer terus meningkatkan upaya untuk menekan pemberontakan melawan perebutan kekuasaan. Di mana dua pekan lalu pemimpin sipil Aung San Suu Kyi di tahan bersama dengan ratusan orang lainnya termasuk anggota pemerintah yang di pilih secara demokratis.

Menurut pengacara Khin Maung Zaw, Aung San Suu Kyi. Dan Presiden Win Myint di perkirakan akan di interogasi oleh pengadilan melalui konferensi video di Ibu Kota Naypyitaw pada pekan ini.

Namun hingga kini, pengacara belum dapat melakukan kontak dengan mereka. Selain itu, Suu Kyi maupun Win Myint belum terlihat di depan publik, sejak di tahan dalam penggerebekan dini hari pada 1 Februari 2021 lalu.

Para jenderal militer memberlakukan penutupan internet selama berjam-jam pada Senin pagi waktu setempat. Dan meningkatkan kehadiran militer di seluruh wilayah termasuk dengan mengerahkan kendaraan lapis baja di Yangon.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Penutupan akses internet di lakukan setelah satu hari pengunjuk rasa turun ke jalan yang menentang kehadiran demonstran besar di sekitar Yangon. Menanggapi hal ini, Perserikatan Bangsa Bangsa mengecam penutupan akses internet tersebut.

Utusan PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener telah berbicara dengan wakil komandan tentara Myanmar, Soe Win. Dan memperingatkan bahwa pemadaman jaringan internet merusak prinsip inti demokrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *