Pemalsuan Vaksin COVID-19 di China dan Pengedarannya Terungkap

Pemalsuan Vaksin COVID-19 di China dan Pengedarannya Terungkap

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu Pemalsuan Vaksin COVID-19 di China dan Pengedarannya Terungkap

Pemalsuan Vaksin COVID-19 di China dan Pengedarannya Terungkap

Ilustrasi virus corona/COVID-19/masker.

 

MAINGAME88 – Aparat pemerintah China telah menangkap pemimpin sindikat penipuan bernilai jutaan dolar yang menyatakan larutan garam dan air mineral sebagai vaksin COVID-19.

Untuk melancarkan aksinya, pria yang di identifikasi sebagai Kong telah melakukan penelitian desain kemasan asli vaksin sebelum membuat lebih dari 58 ribu dosis ramuannya sendiri. Sejumlah vaksin bahkan sudah di selundupkan ke luar negeri. Namun tidak di ketahui ke mana negara tujuan mereka.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Di lansir BBC, Kong termasuk di antara 70 orang yang di tangkap karena kejahatan serupa. Penangkapan yang melibatkan lebih dari 20 kasus terjadi saat China berjanji untuk menindak vaksin palsu. Meski sebagian besar kasus muncul sejak akhir tahun lalu, namun detail baru di rilis pekan ini.

Menurut putusan pengadilan, Kong dan timnya mendapat untung hingga £2 juta atau hampir Rp40 miliar. Vaksin palsu itu di buat dengan memasukkan larutan garam atau air mineral ke dalam jarum suntik, dan menjajakannya sebagai vaksin COVID-19 sejak Agustus tahun lalu.

Sebanyak 600 vaksin ini sudah dikirim ke Hong Kong sejak November 2020, sebelum dikirim ke luar negeri.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Dalam kasus lain, vaksin palsu di jual dengan harga tinggi di rumah sakit. Beberapa pelaku lain melakukan aksi dengan program inokulasi atau penyuntikan sendiri dengan meminta pihak yang di sebut dengan dokter desa. Mereka di duga ada yang memvaksinasi orang dengan suntikan palsu di rumah dan mobil mereka.

Kejaksaan Agung China telah mendesak badan-badan regional untuk bekerja sama dengan polisi melacak kegiatan pemalsuan hingga pengedaran vaksin COVID-19 palsu tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *