Viral Pengakuan Putri Penguasa Dubai, Disekap Keluarganya Sendiri

Viral Pengakuan Putri Penguasa Dubai, Disekap Keluarganya Sendiri

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu Viral Pengakuan Putri Penguasa Dubai, Disekap Keluarganya Sendiri

Viral Pengakuan Putri Penguasa Dubai, Disekap Keluarganya Sendiri

Putri Penguasa Dubai, Sheikh Latifa

 

MAINGAME88 – Beredar sebuah video rekaman dari putri penguasa Dubai, Sheikh Latifa,yang mengaku disekap oleh keluarganya sendiri dan khawatir akan nyawanya. Latifa di ketahui sempat ingin melarikan diri melalui laut pada Maret 2018 lalu, namun di tangkap dan di pulangkan kembali.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Klip video yang di tayangkan BBC, di duga di rekam kira-kira satu tahun setelah Sheikh Latifa di tangkap dan kembali ke Dubai. Di lansir VIVA, Rabu 17 Februari 2021, video itu menunjukkan dia tengah berjongkok di sudut suatu ruangan yang di duga kamar mandi.

Video tersebut berasal dari teman Latifa asal Finlandia, Tiina Jauhiainen, yang membantunya melarikan diri. BBC sendiri telah secara independen memverifikasi detail tempat Latifa di tahan.

Saya seorang sandera dan vila ini telah di ubah menjadi penjara. Ada lima polisi di luar dan dua polisi wanita di dalam rumah. Setiap hari saya mengkhawatirkan keselamatan dan hidup saya. Semakin hari saya semakin putus asa,” kata Latifa dalam video tersebut.

BBC merilis cuplikan video itu menjelang salah satu program berita investigasi. Sementara Sky News, melaporkan mereka juga menerima video itu, namun tidak bisa menghubungi Latifa sejak sembilan bulan terakhir.

Pada 2018, Latifa berusaha melarikan diri dari Uni Emirat Arab dengan kapal. Namun dia di cegat oleh pasukan komando di lepas pantai India.

“Saya hanya ingin bepergian dengan kapal pesiar. Tapi mereka menarik saya, saya berjuang sekuat tenaga. Saya melawan banyak orang dengan senjata,” ujar Latifa dalam video.

Bahkan dalam video tersebut, Latifa mengatakan bahwa pria dari Emirates duduk di atasnya, mencoba mengikatnya dan menyuntiknya dengan obat penenang.

Latifa mengaku di tahan selama kurang lebih tiga bulan di penjara pusat Al-Awir di Dubai hingga Mei 2018. Sebelum, di pindahkan ke vila tersebut.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Otoritas Dubai hingga kini belum berkomentar. Ayah Latifa, Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, adalah wakil presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab, di mana Dubai adalah salah satu konstituennya.

Sebelumnya pada 2019 lalu, mantan istri Sheikh Mohammed, Haya Bint Al Hussein, melarikan diri ke London di mana dia mengajukan permohonan perlindungan pernikahan paksa, termasuk untuk melindungi anak-anaknya yang masih usia sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *