Perempuan di Arab Saudi Kini Diizinkan Gabung Militer

Perempuan di Arab Saudi Kini Diizinkan Gabung Militer

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu Perempuan di Arab Saudi Kini Diizinkan Gabung Militer

Perempuan di Arab Saudi Kini Diizinkan Gabung Militer

Wanita di Arab Saudi. Image via: The Week UK.

 

Maingame88– Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengeluarkan peraturan baru yang mengizinkan perempuan untuk bergabung dengan militer. Langkah ini menjadikan militer sebagai profesi terbaru di negara ultra-konservatif, yang membuka pintunya bagi perempuan.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Namun, perempuan yang menikah dengan warga negara non-Saudi tidak akan di terima sebagai anggota militer, berdasarkan peraturan baru tersebut.

Keputusan untuk mengizinkan perempuan bergabung dengan angkatan bersenjata Saudi di umumkan sejak tahun 2019. Atau pada tahun yang sama ketika otoritas Saudi memberi izin bagi perempuan untuk ke luar negeri. Tanpa terlebih dahulu harus mendapatkan izin dari kerabat laki-laki.

Menanggapi hal ini, peneliti hak perempuan dari Human Rights Watch, Rothna Begum, mengatakan Saudi mencoba menjadikan hak-hak perempuan sebagai berita utama namun masih menahan dan membungkam aktivis hak perempuan.

“Jika otoritas Saudi ingin menunjukkan keseriusan terhadap reformasi hak perempuan, mereka harus segera dan tanpa syarat membebaskan perempuan dan mencabut larangan perjalanan. Dan penangguhan hukuman pada semua aktivis hak perempuan,” ujar Begum, di lansir Independent, Selasa 23 Februari 2021.

Peneliti yang berspesialisasi di Timur Tengah dan Afrika itu mencatat bahwa pihak berwenang belum benar-benar menghapus sistem perwalian laki-laki, yang membuat hak perempuan seperti ‘anak di bawah umur.’Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Sistem perwalian di Saudi yang sangat ketat, menganggap wanita seperti anak di bawah umur. Artinya mereka di larang menikah, mendapatkan pekerjaan, di bebaskan dari penjara atau mengakses perawatan kesehatan, tanpa terlebih dahulu mendapatkan izin dari wali pria.

Seringkali wali laki-laki seorang wanita adalah ayah atau suaminya, dan dalam beberapa kasus bahkan anak laki-laki mereka sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *