6 Terduga Teroris, Ditangkap Polisi Malaysia Salah Satunya WNI

6 Terduga Teroris, Di tangkap Polisi Malaysia Salah Satunya WNI

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu
6 Terduga Teroris, Di tangkap Polisi Malaysia Salah Satunya WNI

  6 Terduga Teroris, Ditangkap Polisi Malaysia Salah Satunya WNI

Kuala Lumpur, Malaysia.

 

MAINGAME88 – Polisi Di raja Malaysia (PDRM) telah menangkap enam teroris IS terdiri dari lima warga. Negara Malaysia dan seorang warga Indonesia dalam sebuah operasi di sekitar Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Pulau Pinang.

Pengumuman penangkapan di sampaikan oleh Kepala PDRM, Irjen Abdul Hamid Bin Bador di Kuala Lumpur, Sabtu.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Operasi di lakukan pada 6 dan 7 Januari 2020 dan saat penangkapan di temukan dua bendera IS, sebilah parang dan pisau.

Bahkan semua individu yang di tangkap merupakan anggota Anshorullah At Tauhid. Sel IS yang di dirikan pada Oktober 2019 bertujuan mempromosikan ideologi salafi jihadi, merekrut anggota baru dan melancarkan serangan di Malaysia,” katanya.

Abdul Hamid mengatakan penyelidikan PDRM mendapatkan dari individu-individu yang di tahan telah mengeluarkan ancaman membunuh Mahathir Mohamad dan beberapa menteri kabinetnya karena mempraktekkan pemerintahan thoghut.

Selain itu mereka juga merancang untuk melancarkan serangan atas pusat perjudian di Genting Highlands. Pahang dan pabrik minuman keras di sekitar Lembah Klang (Kuala Lumpur).

Merujuk kepada ancaman tersebut, ujar Abdul Hamid. Hal tersebut merupakan hasrat yang sering di keluarkan oleh hampir semua pelaku teroris yang di tangkap PDRM.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

“Tiga individu terdiri dua warga Malaysia dan seorang WNI yang mengeluarkan ancaman tersebut telah di dakwa di bawah Pasal 130JB(1)(a) KUHP yaitu memiliki bahan yang berkaitan dengan teroris atau perbuatan teroris dan di jatuhi hukuman penjara. Sedangkan tiga yang lain telah di bebaskan atas arahan jaksa penuntut umum,” katanya. (Antara/Ant).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *