Dua WNI Menjadi Korban Kekerasan di Philadelphia,Amerika Serikat

Dua WNI Menjadi Korban Kekerasan di Philadelphia,Amerika Serikat

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu Dua WNI Menjadi Korban Kekerasan di Philadelphia,Amerika Serikat

Dua WNI Menjadi Korban Kekerasan di Philadelphia,Amerika Serikat

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi

 

MAINGAME88 – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno P. Marsudi memastikan bahwa pemerintah melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York telah berkomunikasi dengan pemerintah setempat terkait insiden dua WNI yang diserang di Philadelphia, Amerika Serikat. Retno menekankan pihak kepolisian setempat juga telah melakukan pengusutan.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

“KJRI New York sudah lakukan komunikasi dengan kantor wali kota Philadelpia sampaikan concern sambil tentunya hormati privacy act. Kata Retno kepada wartawan, Sabtu 27 Maret 2021.

Retno mengatakan, usai kejadian tersebut, seluruh perwakilan RI dalam hal ini. Kementerian Luar Negeri di negeri Paman Sam telah mengeluarkan imbauan. Yang pada intinya agar warga Indonesia tetap waspada usia insiden serangan rasial dan perundungan.

Secara terus-menerus keluarkan imbauan kepada seluruh WNI di AS untuk waspada dan hati- hati serta segera laporkan ke aparat keamanan atau hotline perwakilan RI jika alami insiden,” ujarnya.

Retno juga memastikan, Kepolisian setempat sudah datang untuk menyelidiki kasus tersebut termasuk tempat kejadian yang berada di stasiun kereta.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Selain itu lanjut Retno, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemenlu Ngurah Swajaya juga telah berbicara langsung dengan. Duta Besar Sung Kim sebagai Acting Assistant Secretary for East Asia and Pacific Kementerian Luar Negeri AS agar ke depan mendapat perhatian perlindungan dan keselamatan WNI di AS.

Polisi sedang selidiki rekaman CCTV,” tutur Retno.
“Duta Besar Kim menegaskan penegak hukum di AS ( baik federal.maupun lokal) akan terus berusaha tangani kasus tersebut dan kasus lain serupa,” kata Retno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *