Kamboja Akhiri Lockdown Total, Meski Kasus COVID-19 Bertambah

Kamboja Akhiri Lockdown Total, Meski Kasus COVID-19 Bertambah

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia yaitu Kamboja Akhiri Lockdown Total, Meski Kasus COVID-19 Bertambah

Kamboja Akhiri Lockdown Total, Meski Kasus COVID-19 Bertambah

Royal Palace di Phnom Penh.

 

MAINGAME88 – Kamboja mengakhiri penguncian (lockdown) total di Phnom Penh setelah tiga minggu, Kamis 6 Mei 2021. Meskipun pihak berwenang mempertahankan pembatasan yang lebih ketat di beberapa distrik di mana kasus infeksi telah melonjak.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Pengakhiran penguncian total di Phnom Penh itu di lakukan seiring lalu lintas yang sibuk kembali terjadi di beberapa jalan di ibu kota Kamboja.

Kamboja telah mencatat sedikit kasus COVID-19 di dunia. Akan tetapi kasus infeksi telah meningkat dari sekitar 500 pada akhir Februari menjadi 17.621 kasus sekarang, dengan 114 kematian akibat COVID-19. Pihak berwenang mencatat 650 kasus baru dan 4 tambahan korban jiwa pada Kamis.

Walaupun para ahli kesehatan memperingatkan bahwa pencabutan pembatasan itu terlalu cepat. Langkah penguncian telah memicu kemarahan dari beberapa warga yang menyebut distribusi bantuan makanan tidak memadai.

Pihak berwenang mencabut barikade-barikade pada Rabu malam di zona “kuning” yang di tetapkan sebagai area aman untuk mobilitas. Sementara zona “merah” dan “oranye” yang merupakan area dengan tingkat infeksi yang lebih tinggi akan tetap di isolasi hingga 12 Mei.

“Saya meminta agar orang tidak lalai, karena kita hidup di bawah cara hidup baru dalam konteks COVID-19. Kata wakil gubernur Phnom Penh, Mean Chanyada pada sebuah konferensi pers.

Area-area yang termasuk dalam zona kuning akan mengalami aktivitas ekonomi dan arus lalu lintas yang lebih besar, tetapi tetap berada di bawah aturan jam malam dari pukul 08.00 malam sampai 03.00 pagi, katanya.

Ketika Phnom Penh di buka kembali, pihak berwenang juga telah memperkenalkan langkah-langkah pembatasan baru. Seperti hanya mengizinkan 50 persen pekerja di pabrik dan dengan prioritas pada mereka yang telah di vaksin.

Langkah-langkah lain yang di lakukan termasuk lebih banyak pengujian COVID-19. Peningkatan vaksinasi di beberapa area di Phnom Penh yang memiliki kasus infeksi lebih tinggi, dan larangan penjualan alkohol.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Kamboja, Li Ailan, pada Minggu memperingatkan bahwa pelaksanaan pelonggaran pembatasan terlalu cepat.

“Melonggarkan tindakan pembatasan #COVID19 terlalu cepat dan terlalu dini berarti memungkinkan terjadinya lonjakan infeksi,” kata Ailan dalam sebuah cuitan di Twitter. (Antara/Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.