Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Didakwa Korupsi Rp3,4 Miliar

Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Didakwa Korupsi Rp3,4 Miliar

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Didakwa Korupsi Rp3,4 Miliar

"<yoastmark

 

MAINGAME88 – Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman didakwa melakukan tindak pidana korupsi atas penyalahgunaan dan penyelewengan dana milik mantan partainya, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) sebesar 1 juta Ringgit atau sekitar Rp3,4 miliar.Lotto03

Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Pengadilan Kuala Lumpur pada Kamis, 22 Juli 2021, mendakwa Syed Saddiq dengan dua tuduhan pelanggaran pidana kepercayaan.

Di lansir Channel News Asia, untuk dakwaan pertama, Syed Saddiq, yang saat itu menjabat sebagai kepala sayap pemuda Bersatu Armada, di tuduh melakukan pelanggaran pidana karena menarik 1 juta Ringgit melalui cek tanpa persetujuan dewan tertinggi Bersatu.

Syed Saddiq di duga telah melakukan tindakan itu pada 6 Maret 2020. Dakwaan berdasarkan Bagian 405 KUHP membawa hukuman penjara tidak lebih dari 10 tahun, cambuk dan denda.

Syed Saddiq juga di dakwa menyalahgunakan 120.000 Ringgit sumbangan untuk kampanye pemilihan umum ke-14, yang di kumpulkan melalui rekening bank milik Armada Bumi Bersatu Enterprise.

Pelanggaran ini di katakan di lakukan antara 8 April 2018, dan 21 April 2018. Dakwaan berdasarkan Bagian 403 KUHP membawa hukuman penjara antara enam bulan dan lima tahun, cambuk dan denda.

Di hadapan hakim Azura Alwi, Syed Saddiq mengaku tidak bersalah atas pelanggaran pidana kepercayaan dan penyelewengan dana milik mantan partainya, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu).

Syed Saddiq berlaga dalam pemilihan umum 2018 sebagai calon Partai Bersatu, yang saat itu di pimpin oleh Dr Mahathir Mohamad.

Ia menjadi menteri federal termuda saat di angkat menjadi menteri pemuda dan olahraga di bawah pemerintahan Pakatan Harapan (PH).

Menyusul keluarnya Bersatu dari PH, Syed Saddiq di pecat oleh partai tersebut pada Mei tahun lalu bersama dengan Dr Mahathir dan beberapa anggota parlemen. Dia kemudian ikut mendirikan partai berbasis pemuda pertama Malaysia Aliansi Demokratik Bersatu Malaysia (MUDA).

Bersatu kemudian bergabung dengan partai politik lain termasuk Organisasi Nasional Melayu Bersatu untuk membentuk pemerintahan Perikatan Nasional. Presiden Bersatu Muhyiddin Yassin adalah perdana menteri Malaysia saat ini.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

Media lokal melaporkan bahwa Syed Saddiq mengajukan laporan polisi atas kerugian RM250.000 dari brankas di rumahnya pada Maret tahun lalu. MACC kemudian membuka investigasi untuk memastikan sumber uang dan Syed Saddiq hadir di markas anti korupsi pada bulan Juli untuk memberikan pernyataannya.

Pada Rabu malam, Syed Saddiq menulis di Twitter: “Di saat-saat seperti inilah saya di ingatkan mengapa saya bergabung dengan politik.”

“Kebenaran akan selalu menang. Saya lebih suka masuk pengadilan daripada bergabung dengan Perikatan Nasional. Ayo!” dia menambahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *