Pengungkapan Pengepul Besar Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam

Pengungkapan Pengepul Besar Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam

Hallo sahabat setia semuanya kembali lagi bersama MAINGAME88 yang selalu setia meberikan kabar dunia terbaru dan terpopuler.
Kabar berita kali ini MAINGAME88 kutip dari kabar dunia Pengungkapan Pengepul Besar Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam

Pengungkapan Pengepul Besar Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam

Pengungkapan Pengepul Besar Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam.

 

MAINGAME88.COM – Seiring meningkatnya penyelundupan kokain melalui Pelabuhan Rotterdam, Belanda, jumlah pemuda yang di pekerjakan oleh geng kriminal untuk `mengamankan` narkoba yang datang dari Amerika Selatan juga ikut meningkat. BBC berkesempatan menyaksikan aksi para `pengepul kokain`, yang menjadi salah satu mata rantai utama bagi pasokan narkoba di Eropa.Lotto03
Baca juga: Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya
Melalui layar kamera pemantau alias CCTV, sejumlah orang tampak berlari layaknya pasukan militer menuju sebuah kapal kontainer di Pelabuhan Rotterdam. Mereka menggunakan pakaian gelap sehingga tampak seperti bayangan.
Proses bongkar muat kapal pengangkut buah-buahan tropis dari Kolombia mungkin sudah selesai, tapi terdapat satu peti kemas sepanjang 12 meter yang masih menyimpan muatan.LINK ALTERNATIF RESMI LOTTO03
Peti kemas itu tampak identik dengan ribuan peti kemas lainnya di pelabuhan, namun di dalamnya terdapat lemari pendingin yang menyimpan 80 kilogram kokain bernilai sekitar €4 juta (Rp64,3 miliar).
Para pengepul bertugas mengeluarkannya dari peti kemas dan membawanya keluar dari dermaga. Dari sana narkoba itu akan di angkut untuk di distribusikan ke Amsterdam, Berlin, dan London.
“Pelabuhan itu seperti tambang emas,” kata seorang pria yang wajahnya di tutupi topeng dan tudung, kepada jurnalis Danny Ghosen melalui acara Danny`s Wereld yang di siarkan melalui jaringan televisi Belanda, VPRO.
“Saya bisa menghasilkan banyak uang, lokasinya dekat dari rumah, dan pekerjaannya juga selalu tersedia.”
Mereka ini adalah para lelaki muda yang di pekerjakan oleh jaringan kriminal yang berkuasa.
“Setiap tugas berbeda,” lanjut pria itu. “Satu bos mengatakan, `kalian akan mendapatkan sejumlah uang untuk dibagi di antara kalian`. Yang lainnya akan berkata, `kalian akan mendapatkan narkoba untuk kalian jual sendiri.`”
Pengepul bisa menghasilkan sekitar €2.000 (Rp32,2 juta) untuk setiap kilogram kokain yang mereka amankan. Bisnis kriminal ini juga terus berkembang..
Pengungkapan Pengepul Besar Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam

BBC Botol minuman dan bungkus makanan di temukan di dalam kontainer yang diduga menjadi tempat para pengepul menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan tugas mereka.LINK ALTERNATIF RESMI LOTTO03

“Pertama kali kami melihat mereka itu sekitar dua tahun yang lalu,” kata Andre Kramer, yang memiliki perusahaan peti kemas di pelabuhan.
“Saat itu hanya ada satu atau dua orang, dan itu hanya terlihat sekali sampai dua kali dalam setahun. Tetapi dalam enam bulan terakhir, jumlah mereka semakin banyak – ada 10 sampai 12 orang dan mereka bisa muncul tiga atau empat kali dalam seminggu.”
Meningkatnya jumlah kokain yang di impor ke Belanda juga membuat para pengepul menggunakan metode yang semakin canggih.
Terkadang mereka tidak langsung mengeluarkan kokain dari pelabuhan. Mereka akan memindahkannya ke kontainer lain yang telah ditandai oleh kelompok yang menugaskan mereka dengan bantuan orang dalam.
Setelah itu, baru kemudian kontainer diangkut keluar pelabuhan menggunakan truk. Kadang-kadang mereka juga akan menunggu di dalam pelabuhan.
“Baru-baru ini kami menemukan tiga kontainer `hotel`,” kata Kramer. “Para pengepul sepertinya tinggal di sana selama berhari-hari. Mereka makan dan minum di sana. Kami menemukan kasur, botol air yang telah kosong, dan bungkus makanan.”
Namun, menunggu di dalam kontainer “hotel” sampai pelabuhan sepi bisa berdampak fatal.LINK ALTERNATIF RESMI LOTTO03

Pada awal September lalu, sembilan pemuda terjebak setelah pintu kontainer tempat mereka bersembunyi macet. Sebagian dari kontainer itu memuat batang pohon

“Jika Anda terjebak dengan material biologis seperti buah atau kayu yang juga membutuhkan oksigen, artinya akan ada lebih sedikit oksigen bagi orang-orang di dalamnya,” jelas Kepala Polisi Pelabuhan Rotterdam, Jan Janse.

“Biasanya mereka berhati-hati agar bisa membuka kontainer dari dalam, tetapi pada saat itu ada sesuatu yang tidak beres sehingga mereka tidak bisa keluar.”

Di tengah kepanikan dan temperatur di dalam kontainer yang semakin meningkat, para pengepul itu akhirnya menghubungi layanan darurat.

“Kami awalnya mendapat informasi bahwa sembilan orang terancam tewas di dalam peti kemas, tetapi peti kemas itu ada di antara 100.000 peti kemas lainnya di terminal. Para pengepul juga tidak tahu persis di mana mereka berada,” kata Janse

Proses pencarian para pengepul itu memakan waktu empat jam. Beberapa di antara mereka dirawat di rumah sakit karena masalah pernapasan

Namun, Janse menolak mengungkapkan bagaimana mereka akhirnya menemukan para pengepul itu demi alasan keamanan.

Pengungkapan Pengepul Besar Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam

Getty Images Pelabuhan Rotterdam, pelabuhan terbesar di Eropa, adalah pintu gerbang penyelundupan kokain.

Pelabuhan Rotterdam merupakan pelabuhan terbesar di Eropa dengan panjang mencapai 42 kilometer. Jumlah kontainer yang diproses di pelabuhan ini mencapai lebih dari 23.000 setiap harinya. Pekerjaan para pengepul dan organisasi kriminal itu diuntungkan oleh satu faktor penting: korupsi.Lotto03

Baca Juga IndoPK.com Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

“Kalau Anda datang ke sini besok pagi, saya menjamin Anda bisa mendapatkan akses. Anda hanya perlu mengatakan kepada seorang pekerja, `Pinjamkan kartu pass-¬mu sampai besok, maka kamu bisa mendapat 500 euro`,” kata pengepul itu.

Sulit untuk melakukan tugas kami tanpa bantuan orang dalam seperti petugas bea cukai. Dia bisa saja memeriksa peti kemas tersebut, tapi dia bisa juga menghapusnya dari daftar pemeriksaan untuk membantumu.”

Apabila orang dalam menolak untuk bekerja sama, para kolektor menggunakan intimidasi.

“Kalau petugas bea cukai menolak, kami akan mengancam terkait anak-anaknya,” kata pengepul bertopeng itu. “Petugas itu kemudian akan mengiyakan dengan cepat.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.