Kubiarkan tukang kebunku menikmati tubuhku

Sexy18 – Kubiarkan tukang kebunku menikmati tubuhku

Perkenalkan namaku rini wulandari, biasa dipanggil rini dan umurku 41 tahun. Aku ialah seorang guru di suatu sma negeri di kota kecil di pinggiran jawa timur.

Aku memiliki suami mempunyai nama budiawan, umurnya 42 tahun. Suamiku seorang pejabat teras di lingkungan pemkot lokasi kami tinggal. Kami mempunyai 2 orang anak,seorang anak laki laki dan seroang lagi perempuan. Anakku yang kesatu mempunyai nama yunita. Umurnya Lotto03 baru 19 tahun, dan sedang menempuh edukasi di perguruan tinggi negeri di luar kota. Sementara anakku yang kedua mempunyai nama agus baru berumur 17 tahun. Ketika ini ruang belajar 12 dan sedang menyiapkan diri guna ujian akhir dan seleksi masuk perguruan tinggi.

Tentang badanku,aku memiliki tinggi 160 cm dan berat badan 50 kg. Tubuhku tidak terlampau kecil tapi pun tidak gemuk,lebih tepat berisi. Kulitku kuning langsat khas perempuan dari kotaku dan ukuran payudaraku cukup besar yakni 36. Meskipun telah agak kendur sesudah hamil dan menyusui kedua anakku. Sehari hari aku menggunakan baju muslim dengan jilbab lebar yang menutupi dadaku untuk melatih dan beraktifitas di luar rumah. Sementara di dalam lokasi tinggal aku biasa menggunakan daster guna pakaian sehari-hari.

Rumahku berukuran lumayan besar dan terletak di pinggiran kota. Karena tuntutan pekerjaan,suamiku yang bekerja di bagian keuangan tidak jarang pergi keluar kota. Entah tersebut untuk trafik kerja maupun rapat koordinasi. Sementara anakku yang kesatu Yunita, pulangnya tiap akhir pekan. Itupun andai tidak ada pekerjaan di kampus atau tugas yang mesti ia selesaikan. Sementara agus,guna menghadapi ujian akhir dan seleksi perguruan tinggi lebih sering kembali malam. Sebab ia harus mengikuti pekerjaan tutorial serta tuntunan belajar yang dia ikuti. Praktis masing-masing hari aku lebih tidak jarang sendirian di rumah.

Di samping rumah keluarga ku,terdapat seorang asisten lokasi tinggal tangga dan tukang kebun yang merangkap penjaga lokasi tinggal. Mereka adalah sepasang suami istri. Asisten lokasi tinggal tanggaku bernama mbok minah sementara tukang kebunku bernama pak kardi. Setiap hari mbok minah bekerja dari jam 5 pagi hingga 6 petang. mbok minah tidak bermukim di rumahku. Mereka masing-masing kembali pulang ke rumahnya yang tidak jauh demikian pula dengan pak Kardi. Meskipun begitu ada suatu kamar kosong untuk pak kardi  menginap andai harus mengawal rumah kami.

Dalam lingkungan lokasi kami bermukim keluarga kami lumayan di hormati. Selain sebab background profesiku dan suamiku sebagai guru dan pejabat di lingkungan pemkot. Tapi pun karena keluargaku yang tidak jarang kali menjunjung nilai nilai hidup orang jawa dan agama yang kami anut. Meskipun tidak terlampau fanatik,aku tidak jarang kali mengajarkan anak anakku untuk melakukan baik cocok aturan agama. Oleh karena itu tidak jarang suamiku di minta guna memimpin pekerjaan di lingkungan kami. Begitu pun aku yang menjadi pengerak pekerjaan PKK dan pengajian di lokasi kami.

Sebagai seorang istri dan ibu aku berjuang untuk setia untuk keluargaku. Sebisa barangkali aku membawa diri dalam pergaulan di lingkungan lokasi tinggalku maupun lokasi kerjaku. Aku selalu berjuang sesopan barangkali dalam bertutur, beraksi serta berpakaian. Semua tersebut kulakukan demi mengawal keharmonisan dan keutuhan keluargaku. Meskipun begitu sering aku mendapati tatapan laki-laki di sekitarku yang penuh nafsu pada tubuhku. Ya meskipun menggunakan baju muslim ketika di luar rumah,nyatanya tidak dapat menutupi semua keindahan lekuk tubuhku. Khususnya payudaraku,tubuhku seakan bakal menjadi magnet untuk semua pria yang berada di sekitarku.

Tidak terkecuali pak kardi,pria berusia 65 tahun itu tidak jarang kupergoki sedang menatap lekat pada tubuhku. Terutama ketika di rumah sebab aku lebih sering menggunakan pakaian biasa jadi,seakan memberi peluang guna menikmati tubuhku. Aku merasa tidak nyaman akan urusan tersebut dan sudah berjuang bicara pada suamiku. Namun suamiku berbicara untuk tidak berburuk sangka,sebab pak kardi telah ikut family suamiku semenjak masih muda. Dan mengenalku nyaris 20 tahun semenjak aku menikah dengan suamiku. Akupun berjuang menghilangkan benak buruk mengenai pak kardi.

Semua urusan yang kulakukan tidak dapat membuat hatiku tenang. Setiap ketika beraktifitas di lokasi tinggal aku merasa laksana selalu di pantau gerak gerikku oleh pak kardi. Seperti ketika sedang merawat tumbuhan di halaman, aku merasa pak kardi memperhatikanku. Ia seperti mengintip dari balik kaca gelap jendela dalam kamarnya yang terletak tepat disamping halaman belakang rumahku. Atau ketika aku ke kamar mandi yang terletak lurus dari kamarnya. Seluruh hal ini malah terus meningkatkan kecurigaanku pada perilaku pak kardi terhadapku. Namun semua tersebut  kupendam dalam perasaanku sebab aku belum ada bukti nyata kekurang-ajaran pak kardi padaku.

Saat sore hari,setelah pulang melatih aku segera tidur. Sebab aku lelah setelah mengajar 6 jam latihan untuk 3 ruang belajar seharian tadi. Aku istirahat sangat nyenyak dan lumayan lama. Aku terbangun saat mendengar gemuruh tanda bakal hujan. Langsung aku teringat jemuran di belakang belum di usung karena siang tadi mbok minah ijin kembali cepat karena tidak cukup enak badan. Segera aku bergegas bangun dari lokasi tidur dan mengarah ke halaman belakang lokasi tinggal untuk mengangkat jemuran yang seharusnya telah kering. Saat berjalan melalui dapur aku menyaksikan pak kardi berdiri di samping lokasi jemuran.  Aku berhenti untuk menyimak dari balik jendela dapur apa yang sedang pak kardi lakukan.

Baca juga : Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Kesatu kali aku tidak sadar sebab pikiranku masih belum terkumpul seluruhnya dan pandanganku masih kabur sesudah bangun istirahat tadi. Tapi sesudah kuperhatikan secara seksama,aku terkejut separuh mati apa yang kulihat dengan kedua mataku. Saat tersebut pak kardi tengah mengerjakan masturbasi dan yang lebih mengejutkanku ialah pak kardi memakai celana dalamku yang sedang di jemur. pak kardi membungkuskan celana dalamku pada penisnya seraya di kocok kocok dengan satu tangan. Tidak melulu itu di tangan yang beda kulihat terdapat bh hitam milikku yang sedang dia ciumi seraya masturbasi.

Aku hanya dapat diam mematung menonton hal itu. Tidak dapat ku bayangkan apa yang terdapat dalam benak pak kardi saat sedang masturbasi memakai celana dalam dan bh milikku ketika itu. Aku hanya dapat menyaksikan kocokan demi kocokan pada penisnya, serta tiap hirupan nafas pada bh-ku. aku menonton semuanya yang terjadi sampai pak kardi hingga pada orgasmenya. dia memakai cup bh milikku yang di ciuminya sejak tadi guna menampung sperma dari penisnya. kemudian dia setelah berlalu orgasme dia memakai celana dalamku untuk mencuci sisa sperma di penisnya dan mengelap keringatnya.

Tidak jadi simpan jemuran, aku segera berlari ke kamarku di lantai 2.  Di dalam kamar aku terus memikirkan urusan yang baru saja kulihat. aku tidak dapat memikirkan apa apa hanya cerminan pak kardi yang sedang masturbasi yang melayang layang dalam pikiranku.

Aku terdiam hingga ketukan di pintu kamarku mengejutkanku. aku segera membuka pintu dan tampak di balik pintu pak kardi berdiri tepat di depan pintu kamarku. keringat dingin meluncur dari kepalaku tidak tahu apa yang dilaksanakan pak kardi di sini. dengan tersenyum dia menuliskan mau pamit pulang sebab sudah sore. segera setelah tersebut dia berbalik dan berlangsung menuruni tangga guna pulang. Aku tidak memperdulikan yang dia katakan,karena dari tadi aku memandangi tonjolan celananya.

Setelah yakin pak kardi telah pergi,aku berlangsung menuruni tangga dan mengarah ke halaman belakang lokasi jemuranku tadi. Aku mendekat pakaian dalamku yang di pakai untuk masturbasi tadi. Tampak di kedua cup bh ku masih terdapat lelehan sperma pak kardi sementara celana dalamku basah kuyup pun oleh sperma serta keringat pak kardi. Tanpa kusadari aku memungut bh itu dan mendekatkannya ke hidungku,aku menghirup wewangian sperma segar kepunyaan pak kardi yang baru saja ia tumpahkan ke bh-ku. wewangian sperma yang khas tersebut seakan menghipnotisku dan menggelapkan pikiranku.

tangan kiriku mulai masuk kedalam dasterku, merayap di balik celana dalamku. Jari jariku mulai menggosok gosok bibir vaginaku yang ternyata telah mulai basah. Aku semakin powerful menghirup wewangian sperma tersebut sambil memainkan vaginaku. Lalu aku terduduk di atas rumput halaman rumahku,meraih celana dalamku yang berlumuran sperma dan keringat tadi. dan meletakkannya di wajahku dan merebahkan tubuhku. kumulai menjilati tidak banyak demi tidak banyak lelehan sperma pada bh ku. kocokan pada vaginaku semakin cepat, nafasku mulai tersengal sengal. aku menikmati sesuatu bakal meledak dalam tubuhku. semakin besar rasa tersebut semakin kupercepat sampai akhirnya aku orgasme. cairan kewanitaanku mengairi tangan dan celana dalam yang kupakai.

aku tidak menduga melulu dengan masturbasi dengan mencium dan menjilati sperma dapat membawa orgasme sehebat itu. tanpa kusadari sejak saat tersebut aku mulai ketagihan sperma pak kardi. setiap ketika aku memantau jemuran di halaman belakang untuk menantikan pak kardi mengerjakan masturbasinya. nyaris setiap hari aku masturbasi seminggu semenjak kejadian tersebut aku tidak jarang kali masturbasi dengan sperma pak kardi. sensasi sperma milik lelaki yang bukan suamiku mebawa sensasi tersendiri bagiku ketika masturbasi. bahkan pakaian dalam bekas masturbasi tersebut tidak aku cuci tapi malah aku pakai masing-masing hari. sperma pada bh dan cd yang kupakai membawa sensasi liar saat menyentuh kulit payudara dan vaginaku.

sejak hari tersebut pula kau tahu pak kardi telah lama mengerjakan hal ini. gelagat pak kardi yang santai ketika masturbasi menandakan bahwa dia telah terbiasa mengerjakan masturbasi dengan pakaian dalamku. nyaris ku pastikan masing-masing pakaian dalam yang ku miliki pernah digunakan untuk masturbasi. yang menjadi pikiranku, bagaimana barangkali mbok minah yang nyaris tiap hari berada di lokasi tinggal dan bertanggung jawab atas jemuran tidak menyadri bakal hal ini. barangkali pak kardi sudah menata strategi dan masa-masa yang tepat sampai-sampai perbuatannya itu tidak diketahui istrinya tersebut. entahlah.

setelah nyaris sebulan melakukan kelaziman masturbasi dengan sperma pak kardi, tidak banyak demi tidak banyak rasa bersalah hadir dalam diriku. aku mulai sadar apa yang kulakukan tersebut salah. seluruh yang kulakukan sudah merusak kebesaran serta keyakinan dari keluargaku. Aku berniat guna menghentikan seluruh ini. namun sejauh aku mengupayakan setiap aku menyaksikan sperma pada pakaian dalamku, nafsuku sukses mengalahkan akal sehatku. pulang aku terjebak pada lingkaran setan yang membawa ku semakin dalam pada dosa.

jujur aku merasakan semua ini. aku tidak dapat berhenti andai pak kardi masih memakai pakaian dalamku guna masturbasi. aku sadar andai aku hendak menghentikan urusan ini aku mesti menanggulangi sumber masalah ini. semuanya berasal dari pak kardi, andai pak kardi berhenti melakukannya maka aku yakin secara otomatis membuatku berhenti merasakan spermanya. Namun aku tidak tega melaporkannya pada suamiku,aku tidak hendak masalah ini menjadi besar. aku mesti mengupayakan menyelesaikannya sendiri,dan jalan satu satunya aku mesti bicara dengan pak Kardi. Ya mesti bicara langsung dengan pak kardi.

Siang tersebut aku kembali lebih awal. segera aku mengusung jemuran yang telah kering khususnya pakaian dalamku. aku telah berniat guna bicara dengan pak kardi. namun kesatu kali aku mesti menghilangkan kesempatannya guna bermasturbasi dengan pakaian dalamku.aku membawa semua pakaian dalamku ke kamar sampai-sampai pak kardi tidak dapat masturbasi dengan pakaianku. tersebut adalah langkah mula yang kulakukan guna menghentikan semua tindakan dosa ini. Aku menyiapkan diriku sebab setelah ini aku bakal segera mendatangi pak kardi guna mebahas urusan yang sebetulnya memalukan guna kami berdua.

dengan tahapan mantap aku mengarah ke kamar pak kardi. kulihat pintu kamrnya tersingkap menandakan bahwa dia sedang di kamarnya. aku menyatukan tekad seiring langkahku ke kamar pak kardi. tapi saat sampai di depan pintu kamar pak kardi, aku kembali menyaksikan hal yang tidak kuduga. dengan posisi berbaring dan celana melorot hingga lututnya. kulihat pak kardi sedang mengocok penis hitam miliknya. penis tersebut jauh lebih banyak dari kepunyaan suamiku. aku hanya dapat diam menatap pak kardi tersenyum ke arahku. gila, dia sadar aku terdapat disini namun sama sekali tidak berjuang mengehentikan maupun berjuang menutupi penis hitamnya itu. bahkan dia semakin mempercepat kocokannya hingga dia orgasme memuntahkan sperma putih kental di atas lokasi tidurnya.

Baca juga : INDOPK.COM Agen poker online,Domino QQ dan Bandar Ceme Terbaik & Terpercaya

Sadar pak kardi menyaksikan ke arah aku segera beralri dari kamarnya. aku tidak percaya pak kardi berani mengerjakan masturbasi di hadapanku sendiri.bahkan dengan seakan dengan sengaja memamerkan penisnya padaku. aku berjalan mengarah ke dapur untuk memungut minum untuk mengupayakan menenangkan diri. ketika sedang menuang air dari dispenser ke dalam gelas, mendarat tiba aku merasa sepasang tangan meraba payudaraku dari belakang. nyaris saja gelas mengandung air yang bakal kuminum jatuh ke lantai. saat menoleh aku terkejut menyaksikan ternyata pak kardi telah ada di belakangku.

Aku berjuang meronta untuk mencungkil diri dari pelukan pak kardi. namun semakin aku meronta,semakin kuat pula dekapan pak kardi padaku. Remasan tangan pak kardi pada payudaraku menciptakan pikiran ku guna memberontak semakin tidak fokus. tangan kekar pak kardi dengan kasar meremas remas kedua buah dadaku. sesekali pak kardi unik narik dan memilin pentil ku dari luar bh. aku semakin mengendurkan perlawananku sebab payudaraku ialah salah satu unsur tubuhku yang sangat sensitif. hembusan nafas pak kardi yang tentang bagian belakang leherku semakin meningkatkan rangsangan pada tubuhku. aku mulai larut dalam buaian nafsu pak kardi, yang tidak banyak demi tidak banyak mulai memungut alih kesadaran ku atas tubuhku.

selesai dengan payudaraku di antara tangan pak kardi mulai merayap ke bawah perutku. tangan hitam kasar tersebut mulai membelai elus selangkanganku dari luar. aku yang saat tersebut memakai daster terusan lengan pendek tidak kuasa menyangga serangan serangan dari pak kardi. pak kardi kemudian mulai mengusung unsur bawah dasterku, ditariknya sampai sampai sekedar pinggulku. tangannya yang dari tadi bermain main di luar sekarang mulai menyelinap masuk ke dalam celana dalamku. jari jarinya memainkan bibir vaginaku serta klitorisku. aku hanya dapat menikamti perlakuan pak kardi padaku. mataku terlalu merasakan setiap gosokan pada vaginaku, hingga sampai aku terbius kancing dasterku telah terlepas semua melulu menyisakan bh yang masih menutupi payudara besar milikku.

jari jari pak kardi mulai menusuk nusuk vaginaku. vaginaku yang sudah paling basah dampak rangsangan tadi semakin mempermudah pak kardi melancarkan aksinya. ketika tangan kirinya sedang di vaginaku, tangan kanannya menerbitkan buah dadaku dari dalam bh tanpa membukanya terlebih dahulu. jari kasar pak akrdi unik narik dan mengapit pentilku. aku semakin terayun oleh kenikmqtan yang diberikannya padaku lagipula kini jari jari tangannya telah mengocok vaginaku secara kasar. nafasku mengejar dan badanku bergetar hebat, aku nyaris mencapai orgasmeku. hingga akhirnya mendarat tiba pak kardi menghentikan seluruh perbuatannya. dia melulu tersenyum kemudian pergi meninggalkanku. aku bingung apa yang terjadi berjuang membenahi pakaian ku dan segera kemabali ke kamar.

sejak saat tersebut aku semakin bingung dengan keadaanku. di satu sisi aku telah merasakan pelecehan oleh pak kardi, namun di beda sisi aku sangat merasakan apa yang dilaksanakan pak kardi padaku, bahkan aku kecewa saat tersebut pak kardi menghentikan aksinya di tengah tengah aku mengarah ke orgasme. saat tersebut aku terpaksa menyangga nafsuku tanpa pelampiasan sebab suamiku tidak berada di rumah, kadang hatiku kecilku bercita-cita bahwa pak kardi bakal datang pulang untuk menyelesaikan nafsuku. sebetulnya aku hendak melaporkan urusan ini pada suamiku namun entah mengapa aku tidak pernah melakukannya.

setiap hari aku bertemu pak kardi membuatku merasa canggung. kejadian hari tersebut telah merubah teknik pandangku padanya. di balik senyum pak kardi di depanku dan family tersembunyi kilatan nafsu yang besar, tampak dari tatapan matanya yang sekarang sudah cerah terangan memandangiku. urusan ini diperparah dengan kenyataan bahwa cerminan penis hitam berurat pak kardi tidak jarang kali melayang dalam pikiranku. nafsuku semakin menjadi jadi namun suamiku tidak ada guna memuaskan nafsuku. aku pernah mengupayakan bermasturbasi sendiri namun apa yang kudapatkan jauh bertolak belakang dari apa yang diserahkan pak kardi.aku terus mencoba menyangga nafsu ku namun semakin kutahan kurasakan nafsu semakin meledak ledak.

hingga kesudahannya pada malam hari itu, saat tersebut sedang hujan deras. aku dirumah sendirian sebab agus dan suamiku belum pulang. dari dalam kamarku tampak lampu kamar pak kardi menyala. aku melangkah ragu menuruni tangga mengarah ke lantai satu. tanpa kuperintah kaki ku melangkah membawaku mengarah ke kamar pak kardi. sesampainya di kamar pak kardi, kulihat pak kardi sedang tidur. aku mendekatinya pelan kemudian berjongkok di samping lokasi tidurnya.

Aku mulai membelai tonjolan di selangkangan pak kardi dari luar celana. aku mendekatkan kepalaku dan mulai menciumi tonjolan itu. aku mencium bau yang tidak asing, bau sperma yang sekitar ini di tumpahkan pada pakaian dalamku. aku membelai elus tonjolan tersebut dengan lembut sampai-sampai tidak membangkitkan pak kardi.

setelah kuelus, tonjolan di celananya semakin besar dan terlihat hendak keluar dari celana. dengan gemetar ku pelorotkan celananya, hingga penis hitam kepunyaan pak kardi mengacung tegak dihadapanku. aku mendekatkan mulutku pada ujung kepala penis tersebut dan mulai menjilatinya. tidak banyak demi tidak banyak aku mulai mengulum penis itu. aku memaju mundurkan kepalaku dan menghisap penis tersebut pelan pelan. seraya mengulum penis pak kardi tanganku menggosok vaginaku dari dalam celana. aku paling menikamti urusan tersebut sampai hingga aku tidak sadar ketika tangan pak kardi memegangi kepalaku.

ternyata pak kardi telah bangun, dia melulu menatapku tanpa ekspresi. aku berjuang menjauh namun tangannya lebih sigap menarikku. aku ditarik ke atas lokasi tidur dan dibujur diatasnya, kini posisi berada dibawah pak kardi. pak kardi kemudian memelorotkan rok bawahan daster yang kupakai dan membuka celana dalamku. setelah tersebut dia membuka kancing baju dan bh ku, dikeluarkannya buah dadaku dari bukaan di unsur depan bajuku. tanpa aba aba dia lalu menyerobot pentil payudaraku, dikulumnya pelan seraya di hisap hisap serta digigit lebut. seluruh itu dilaksanakan berulang ulang pada kedua payudaraku. aku paling menikamati perlakuan itu sampai tanpa kusadari celana dalamku telah tidak pada tempatnya.

pak kardi menunjukkan penisnya ke vaginaku. vaginaku yang sudah paling terangsang hingga sampai cairan kewanitaanku membashi celana dalamku. pelan pelan pak kardi memasukkan penisnya. meskipun telah sempit lagi tapi sebab ukuran penis yang besar vagina terasa paling sesak. panasnya penis pak kardi semakin menciptakan cairan kewanitaanku terbit dan mempermudah jalan masuknya penis itu. sesudah masuk seluruhnya pak kardi mendiamkannya dulu, aku merasa vaginaku terasa sarat diasuki penis pak kardi. penis tersebut sangat besar jauh lebih banyak dari kepunyaan suamiku.

pak kardi mulai mengocok penisnya dalam vaginaku. semakin lama kocokannya kian cepat dan liar. seraya menggenjotiku, pak kardi pulang memainkan buah dadaku. di antara buah dadaku dikulum dalam mulutnya dan yang beda dia mainkan pentilnya dengan jari jari tangannya. pentilku yang dalam suasana biasa telah besar semakin meningkat besar ketika terangsang hingga seukuran jempol orang dewasa. urusan ini semakin mempermudah pak kardi memainkan payudaraku. sesudah 5 menit digenjot aku hingga pada orgasme kesatuku, tubuhku menegang laksana dialiri listrik. namun pak kardi belum menandakan orgasme bahkan genjotanya semakin binal dan kasar.

selama nyaris 30 menit aku terus menerus digenjot pak kardi, selama tersebut aku menemukan 4 orgasme beruntun, yang sebelumnya belum pernah aku dapatkan dari suamiku. genjotan pak kardi semakin tidak beraturan dan tangannya meremas remas buah dadku dengan kasar. nafasnya mengejar seperti kuda, keringatnya menetes mengairi tubuh hitamnya. 5 menit lantas genjotan pak kardi semakin cepat sampai akhirnya tubuhnya menegang bareng orgasmeku yang kelima. dia menyemprotkan sperma putih panas nan kental dalam rahimku. aku berjuang memintanya mengeluarkannya di luar tapi sebab terlalu lelah sesudah mendapat 5 orgasme berturut-turut membuatku tidak berdaya mengerjakan apa apa.

semenjak saat tersebut kehidupanku berubah, aku yang dulunya perempuan terhormat yang setia sekarang telah jatuh dalam dekapan tukang kebunku layaknya perempuan murahan. nyaris setiap ada peluang aku meminta pak kardi guna menyetubuhiku. aku sudah kejangkitan penis hitam berurat kepunyaan pak kardi, aku tidak dapat melewati sehari juga tanpa di temani sodokan sodokan nikmat pak kardi pada vaginaku. nafsuku semakin besar seiring perselingkuhanku dengan tukang kebunku di rumahku sendiri. aku berjuang sebisa barangkali menyembunyikan dengan rapat rapat hubunganku dengan pak kardi dari keluargku.

suamiku yang jarang kembali dan memuaskanku kini tidak masalah bagiku sebab selalu terdapat pak akrdi yang selalu mau memuaskanku. di depan family ku sikap ku dan pak kardi biasa saja tapi sesudah mereka tidak di rumah. pak kardi menjadi pemiliki baru dari tubuhku. pak kardi meskipun telah tua namun pengetahuan seksnya paling luas. tidak laksana suamiku yang asal sodok dan minim variasi. selama bersangkutan dengan pak kardi aku mendpatkan kenikamtan yang lebih banyak dari yang kudapat selam 20 tahun perkawinanku.

pak kardi semakin tidak jarang bermalam di rumahku terutama ketika aku sendirian. dengan pekerjaanya sebagai tukan kebun sekaligus penjaga menciptakan hubunhgan kami aman dari tetangga sekitar. andai sedang berdua saja dengan pak kardi pekerjaan kami hanya bersangkutan seks. pernah sebuah pagi sat sedang bersiap mengajar, di ruang santap tiba mendarat pak kardi memelukku dari belakang. disibakkan rok dan celana dalamku, kemudian langsung aku disodok dari belakang dengan pakaianku masih menyeluruh dengan jilbabku. pak kardi menyutubuhi dari bealakang dan aku bersandar pada meja makan. laksana biasa pak kardi terbit di dalam dan sebab sudah mepet aku berangkat mengjar dengan sperma pak kardi masih meleleh dari vaginaku.

selama bersangkutan dengan pak kardi kami tidak jarang kali melakukannya di kamarku setiap bersangkutan intim bahkan andai malam hari ketika suamiku tidak terdapat pak kardi tidak jarang kali tidur bareng ku layaknya suamiku sendiri. andai sedang jenuh di kamr pak kardi tidak jarang kali mengajakku bersangkutan intim di spot spot lokasi tinggal kami. ruang tamu, ruang keluarga, dapur kamar mandi.

tidak terlewat kamr istirahat anak anakku pernah kami jadikan arena pemuasan nafsu kami. bahkan pernah pak kardi menyetubuhiku di halaman belakang ketika malam hari, sebab tembok belakang rumahku lumayan tinggi aku tidak cemas tetanggaku memergokiku disetubuhi pak kardi.

sejauh ini hubungan perselingkuhanku tersimpan rapat dari keluargaku dan mbok minah, istri pak kardi. pak kardi pandai menata strategi dan memilih masa-masa yang tepat guna bebas menyetubuhiku. laksana pagi tersebut aku sedang disetubuhi di dapur, sebab sedang melakukan pembelian barang mbok minah tidak di rumah. pak kardi yang semalam telah menyetubuhiku seakan tidak puas dan masih hendak mnyetubuhi ku pagi ini. sebab kupikir tidak terdapat orang beda di lokasi tinggal aku mencungkil pakaianku dan tidak mempedulikan pak kardi menyetubuhiku dengan posisi berdiri dari belakang. aku merasakan setiap sodokan penis pak kardi di vaginaku.

tiba mendarat di tengah persetubuhan kami pintu belakang dapur terbuka. betapa terkejutnya aku menyaksikan ternyata mbok minah sudah kembali berbelanja. aku yang masih dalam posisi di genjot dari belakang tidak dapat melakukan apa apa. aku berjuang menutupi tubuhku dari pandangan mbok minah dengan tanganku. bajuku terbaring jauh dari jangkauanku. pikiranku berkecamuk, aku ketahuan mbok minah sedang digenjot oleh suaminya sendiri dari belakang. aku fobia mbok minah mengadukan pada suamiku dan seluruh perselingkuhanku terbongkar ketika itu.

anehnya meskipun ketahuan istrinya pak kardi tidak menghentikan genjotannya pada vagiinaku. entah terbius atau apa, dia laksana tidak menghiraukan kehadiran mbok minah di depan kami. bahkan dia semakin mempercepat genjotannya padaku. demikian pula dengan mbok minah, raut wajah terkejut yang aku pikir bakal tergambar di wajah mbok minah tidak tampak sama sekali. dia melulu tersenyum menyaksikan aku berada di sodok oleh suaminya sendiri, aku tidak memahami apa yang sedang terjadi ketika itu. dengan tenang mbok minah menempatkan belanjaan di meja dapur dan menerbitkan belanjaan satu persatu.

belum hilang rasa bingungku, mbok minah berlangsung kearahku dengan menggenggam sebatang pare. pak kardi melepas penisnya pada vaginaku dan mengarhkan ke lubang anusku. tanpa aba di segera melesakkan penisnya ke dalam anusku. meskipun telah basah oleh cairan vaginaku, rasa sakit paling terasa ketika anusku ditembus penis pak akrdi. belum hilang rasa sakitku, aku merasa vaginaku pulang di masuki sesuatu, kali initerasa dingin dan kasar. ketika kulihat ternyata mbok minah sedang mengocok vaginaku dengan pare yang dipegan tadi. terjawab telah kebingunganku mengenai reaksi mbok minah yang biasa saja saat menyaksikan suaminya menyetubuhiku, ternyata dia telah tahu hubunganku dengan suaminya sampai-sampai tidak terkejut ketika mendapati kami dalam suasana seperti itu.

hampir 3 bulan hubungan perselingkuhanku dengan pak kardi berjalan, meskipu telah berumur lanjut, pak kardi tidak jarang kali memuntahkan spermanya di dalam rahimku. aku sadar seluruh itu mempunyai resiko kehamilan padaku. tapi sebab sudah kepalang tanggung merasakan aku tidak terlampau memikirkan urusan tersebut dan merisaukan urusan itu. sampai suatu ketika aku tersadar aku telah telat mens sekitar 2 bulan. aku fobia kekhawtiranku sekitar ini menjadi fakta yaitu aku berisi anak yang bukan embrio suamiku tetapi pak kardi. aku berjuang tenang dan menyembunyikan kabar ini sebelum semuanya menjadi jelas.

aku ke apotik dan melakukan pembelian 3 testpack. sesudah sampai dirumah aku memeriksa urinku dan hasilnya dua garis, postif. aku mengerjakan test kembali memakai 2 testpack beda yang kubeli tadi dan hasilnya sama, positif. aku berusha tenang dan belum meyakini hasil testpack itu. aku pergi ke dokter kandungan sesudah sebelumnya menciptakan janji terlebih dahulu. aku bercita-cita hasil testpack tersebut salah dan aku tidak hamil. sesudah dilakukan mula dan usg hasilnya aku mengindikasikan bahawa aku benar benar hamil. dokter memberiku selamat, aku tidak tahu mesti bereaksi bagaiaman apakah gembira atau sedih. lebih mengejutkan lagi ternyata calon janin berusia 8 minggu yang bersemayam dalam rahimku ialah janin kembar.

Hingga di lokasi tinggal aku bingung apa yang mesti ku kerjakan dengan janin ini. hingga di lokasi tinggal suamiku menyambutku dengan menggenggam testpack ku ditangannya. dia tahu aku hamil dia tampak bahagia memahami akan punya anak lagi terlebih bayi kembar. aku beranggapan harus menggugurkan kandunganku di samping ini ialah anak haram hasil perselingkuhanku dengan pak kardi dan usiaku yang nyaris 42 tahun paling bersiko guna hamil. namun suamiku menampik dia hendak membesarkan bayi itu, aku sedih menyaksikan suamiku yang sngat hendak mempertahankan kehamilanku. sekiranya dia tahu anak dalam perutku ini ialah benih pak kardi, tukang kebun di rumahnya tentu reaksinya bakal berbeda.

keesokan harinya suamiku pulang berangkat terbit kota guna menghadiri rapat koordinasi kantornya. baru saja suamiku pergi pak kardi memelukku dari belakang. dia kemudian mengelus elus perutkku menandakan dia tahu mengenai kehamilanku. sepeti biasa dia langsung menyetubuhiku di atas sofa di ruang tamu. kali pak kardi lebih lembut ketika menyetubhiku karen tahu aku sedang berisi janin calon bayi bayinya. sekitar menggenjotiku dia terus menerus mengelus dan menciumi perutku dia spertinya senag menjadi bapak anak yang terdapat dalam perutku ini. laksana biasa dia orgasme di dalam vaginaku, dia menyirami buah cinta kami dengan lahar putih panasnya.

seiring dengan umur kehamilanku maka meningkat pula nafsu seks ku andai wanita beda ngidam hal mengherankan aneh aku melulu menginginkan penis yang sukses menghamiliku tersebut untuk menyodoki ku. herannya aku melulu mendapat kepuasan dari penis pak kardi seakan bakal anak dalam perutku tahu siapa ayahnya yang sebenarnya. usi kehamilanku yang menginjak 4 bulan sudah lumayan aman guna kembali mengerjakan hubungan seks, meskipun bulan bulan sebelumnya aku pun tidak pernah berhenti bersetubuh dengan pak kardi. pak kardi semakin nafsu kepadaku, perutku membuncit dengan kedua anaknya tidak jarang kali dia ciumi masing-masing saat. mbok minah yang pun mengetahui bahwa aku hamil anak suaminya juga berjuang menjaga kandunganku degan baik.

seiring degan kehamilanku ukuran payudaraku ikut meningkat besar. andai sebelumnya payudaraku masih muat di bh ku yang berukuran 36c maka kali ini seluruh bh ku telah tidak muat dan sesak andai terpaksa memakai. aku melakukan pembelian bh baru di toko perangkat ibu hamil, ternyata sesudah fitting ukuran yang pas ukuran payudara ku naik menjadi 40d.

selain meningkat besar ukurannya puting susu serta aerolaku pun menghitam dan menjadi lebih sensitif. setiap bersangkutan intim aku dapat orgasme melulu dengan dipicu pada putingku saja. pak kardi pun semakin senang dengan evolusi tubuhku dan semakin binal tiap kali menyetubuhiku.

di samping ukuran payudara dan perut yang meningkat bokongku pun semakin montok. pakaian muslim dan jilbab lebar yang kupakai sehari hari seakan tidak dapat menyembunyika kesintalanku. meskipun menggunakan baju muslim tapi sebab payudara , perut dan bokongku membesar akibatnya pakaianku tampak ketat ketika kupakai, urusan ini menciptakan tubuhku semakin menjadi objek nafsu laki laki disekitarku. bila di lokasi tinggal tidak terdapat siapa siap di samping aku, mbok minah dan pak kardi maka aku tidak menggunakan apa apa lagi. selain tidak cukup nyaman sebab sesak dan gerah, ini kulakukan supaya pak kardi leluasa mendatangi calon anak anaknya dengan gampang setiap saat. tidak jarang aku dientot ketika mbok minah di dalam lokasi tinggal bahkan pernah mbok minah ikut meremas remas susu ketika aku digenjot pak kardi dari belakang.

yang agak mengherankan dari kehamilanku ketika ini ialah aku suka minum pejuh pak kardi. andai sebelum tahu aku hamil pejuh pak kardi tidak jarang kali dia siramkan dalam rahimku, akhir akhir ini aku lebih suka meminum pejuhnya dari pada disirmakan pada vaginaku. bahkan sku sekarang mengumpulkan tiap tetes pejuh pak kardi ketika kami bercinta dan menyimpannya guna aku nikmati di beda waktu. tidak jarang aku memakai pejuh pak kardi sebagai selai olesan roti, gabungan susu kehamilan dan teh, atau sebagai ekstra bumbu penyedap dalam makananku, aku memang telah kencanduan pejuh pak kardi. yang lebih tak waras sering aku mengonsumsi pejuh pak kardi di depan suami dan anak anakku, bahkan pernah sayur terong yang telah dibumbui pejuh pak kardi kami nikamti bareng saat santap keluarga.

memasuki umur kehamilan 6 bulan aku telah tampak laksana wanita hamil 9 bulan yang siap melahirkan, tersebut karena anak yang kukandung kembar. sekitar ini kehamilankupun tumbuh sehat dan perkembangannya baik ini seluruh berkat genjotan dan gizi dari pejuh pak kardi sampai kehamilanku tidak jarang kali fit. selain tersebut payudaraku yang dalam ukuran terakhir menjangkau 40d sekarang sudah mulai memproduksi susu. payudara ku tiap hari semakin bengkak sebab produksi susunya yang melimpah. bahkan andai tersenggol tidak banyak saja payudaraku maka air susu bakal memancar terbit tanpa henti. aku bersyukur asi ku membludak sehingga besok anak anakku nantinya tidak akan kelemahan gizi dari asi ku.

pak kardi pun semakin senang sebab produksi asi ku membludak di samping terjamin keperluan asi anak anaknya nanti sebelum bermunculan dia dapat menikmati susu langsung dari payudaraku masing-masing saat. dia suka sekali netek padaku. entah tersebut saat sedang bersangkutan intim atau ketika sedang santai bersama. dia nyaris setiap hari menguras susu langsung dari payudaraku. dia tidak hendak asi yang berharga tersebut terbuang sia sia. akupun pun menikmati urusan ini di samping rasa nyeri di payaudara ku berkurang sebab susunya tidak jarang kali diminum aku pun mengalami oragasme ketika pak kardi netek padaku.

jika terdapat suami atau anakku di lokasi tinggal maka pekerjaan netek tidak dapat kulakukan. praktis aku hanya dapat memerah susu dan menyimpannya guna selanjutnya kuberikan pada pak kardi guna diminum. selain guna diminum sendiri, pak kardi tidak jarang membawanya kembali untuk diserahkan pada cucunya yang msih berumur 9 bulan. dengan dalil karena buatan susuku yang membludak aku pun membagikan asiku guna anak anak yang membutuhkan. meskipun tidak jarang kali diperas dan ditetek pak kardi tetapi produksi asi ku tidak pernah berkurang malah semakin bertambah. semakin tidak sedikit susu yang diperas semakin tidak sedikit pula susu yang kuhasilkan.

bahkan pernah ketika anak pak kardi, yang adalahibu dari cucunya tadi tidak menghsilkan lumayan asi guna sang bayi, pak kardi dan mbok minah membawaq bayi tersebut untuk aku susui. aku dengan senang hati melakukannya karena dapat membantu memadai gizi cucu mereka. dengan pelan aku menyusui cucu pak kardi yang masih bayi tersebut di kursi sofa. ditengah tengah aku sedang menyusui, pak kardi memelorotkan celananya , penisnya mengacung tegang.

sepertinya dia terangsang menyaksikan aku menyusui cucunya sendiri. dia menunjukkan penisnya ke vaginaku dan memsukkannya dengan mudah sebab vaginaku telah basah sebab orgasme ketika menyusui tadi. andai ada yang menyaksikan persetubuhan kami saat tersebut pasti bakal terangsang berat, bagaimana tidak aku yang sedang hamil besar dan tengah menysui bayi dientot oleh laki laki yang lebih layak kupanggil sebagai ayah.

beberapa bulan lantas aku mencetuskan sepasang anak laki laki yang sehat. aku mengerjakan persalinan secara caesar sebab terlalu mempunyai resiko mengingat umur ku yang telah berumur. anak tersebut kuberinama deni dan dani memungut dari nama orang tua kandung meraka kardi dan rini.

mereka tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. tersebut semua sebab aku tidak jarang kali memberi mereka asi eksklusif. mereka juga dengan lahap meminum susu mereka baik secara langsung dari tetekku atau dari botol asi yang telah juperas sebelumnya.

sedangkan hubunganku dan pak kardi berhenti sementara. di samping karen orang tua dan mertuakau tidak jarang menginap di rumahku untuk menolong merawat bayi bayiku. pun karena aku masih dalam masa nifas minimal dalam 3 bulan sampai-sampai sama sekali tidak barangkali untuk menyetubuhiku ketika itu. Aku merasa kasihan dengan pak kardi tidak dapat menimang anaknya sendiri. Sebab kami mesti menutup rahasia ini rapat rapat,meskipun kadang kadang pak kardi mencuri waktu untuk dapat menggendong buah hatinya itu. Lebih kasihan lagi sebab tidak dapat menikmati tubuhku untuk beberapa waktu.

karena aku mengerjakan caesar maka vagina ku masih sempit, ukuran tubuhkupun kembali laksana semula kecuali kedua payudaraku yang kelihatannya tidak bakal mengecil sekitar masih memproduksi asi. suamiku ialah orang pertama yang menikmati tubuhku kesatu kali semenjak aku melahirkan. sementara pak kardi baru bisa sejumlah bulan lantas menikmati pulang tubuhku ketika orang tua dan mertuaku kembali kerumah mereka masing msing, meskipun masih teratur mengunjungiku. akupun pun sudah rindu dengan sodokan sodokan kasar penis pak kardi yang siap membuahi pulang harimku ini.

3 tahun lantas sejak ketika kelahiran anak kembarku, aku telah mempunyai 3 anak dari hubunganku degan pak kardi. dani dan deni berusia 3 tahun dan bakal masuk play group sedang anakku yang ketiga dengan pak kardi perempuan mempunyai nama dina ketika ini berusia 1,5 tahun. pak kardi suka sekali menyaksikan aku hamil dari perbuatannya dan menciptakan suamiku yang memperbanyak anak anaknya.

Saat aku sedang menulis kisah ini aku sedang hamil 9 bulan dan lagi lagi hasil embrio yang ditanam pak kardi, janin dalam perutku pun anak kembar. secara borongan aku sudah mencetuskan 5 orang anak diperbanyak 2 dalam kandunganku ketika ini dan aku masih hendak terus hamil lagi oleh pak kardi .

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *