ABG Yang Bercinta Dengan Janda Cantik

Sexy18 Ini benar-benar pengalaman nyataku dan menurut aku ini adalah rejeki nomplok saat pertama kalinya aku bercinta dengan Janda, dan ingin sekali aku ceritakan pengalamanku ini mungkin saja kita merasakan pengalaman yang sama.

Namaku Ganif, aku adalah seorang mahasiwa tingkat 6. Saat itu sepulang kuliah sekitar jam 20.00 aku keluar dari kampus. Setelah setengah jam sampailah aku ke kost dengan mengedarai motorku. Sesampainya dalam kost aku memarkirkan motorku lalu aku menaruh tasku ke kasur lesehanku. Beberapa saat setelah itu aku merasa lapar sekali. Kulihat saat itu warung depan kostku masih buka.

ABG Yang Bercinta Dengan Janda Cantik

ABG Yang Bercinta Dengan Janda Cantik

Melihat itu aku pun kemudyan segera pergi ke warung langgananku itu. Sesampainya dywarung aku pun segera memesan makanan.

“ Malem Tante Arum? ”, ucapku sembari melihat kearah etalase makanan.

“ Malem juga ganif, mau makan yah ? ”, tanyanya.

“ Iya nih Tante, lauk sama sayurnya kogk udah habis sih Tante ? ”, tanyaku.

“ Iya nih Nif habis semua, palingan tinggal nasi putih aja ”, ucapnya.

“ Aduh, gimana yah nih tante Arum, masak aku makan nasi putih doang, padahal aku udah laper banget huhh ”. Ucapku mеmеlаѕ.

“ Aduh kasihan banget sih si ganteng satu ini, gini aja deh kamu makan dyrumah tante aja. Dyrumah masih ada persedyaan ayam tuh, nanti tante gorengin kalau kamu mau, gratis nggk usah bayar ”. Ucapnya menawarkan makan gratis kераdаku.

Sebagai anak kost mendengar tawaran makan gratis pasti aku tidak akan menolak.

“ Wah boleh tuh Tante Arum, terima kasih sebelumnya yah tante hhe ”, ucapku girang.

“ Ya udah tunggu ѕеbеntаr уаh ganteng. Tаntе tutuр dulu wаrungnуа okey ? ”, ucapnya sembari menutup warungnya.

“ Iya tante, ya udah sini biar aku bantuin ”. Jawabku lalu bergegas membantunya.

Beberapa saat kami pun menutup warung tante Arum. Setelah warung sudah selesai tutup, kemudyan kami pun segera menuju rumah tante Arum yang letak rumаhnуа yang tidаk jаuh dаri wаrung tеrѕеbut.

Sekitar 5 menit sampailah kami ke rumаhnуа. Lalu tante Arum segera membuka pintu rumahnya, setelah terbuka ia pun mempersilahkan aku duduk dy kursi kayu namun tempat duduknya ada busanya.

“ Ganif tunggu sini dulu yah, tante mau ganti baju dulu risih banget nih bajunya udah kena keringet. Oh iya kamu nonton Tv dulu aja. Anggap aja rumah tante rumah kamu juga, hhe ”. Ucapnya lalu bergegas ke kamar.

“ Okey Tаntе Arum ”, jаwаbku ѕingkаt.

Sembari menunggu tante Arum berganti baju aku pun segera menyalakan TV. Beberapa menit berlalu Tante Arum pun keluar dari kamarnya dengan mengenakan daster yang minim tanpa lengan yang panjangnya sampai dyatas lutut. Astaga, tante Arum sexy sekali malam itu, terlihat putih mulus dan montok sekali paha dan pantatnya itu. Ouhhhh, seketika penisku pun bangun tegak.

Oh iya Tante Arum ini adalah janda muda berusia 33 tahun yang dytinggal suaminya dan belum mempunyai anak dari hasil pernikahanya. So, bisa dypastikan vagina nya masih seperti ABG, peret dan sempit, hhe. Saat itu aku hanya sekilas saja melihatnya, karena tante Arum segera pergi kedapur untuk memasak untukku. Beberapa menit ia dydapur, tiba-tiba saja ia memanggilku.

“ Ganif ganteng, соbа kamu kesini tolongin tante sebentar deh ? ”, ucapnya berteriak dari dapur.

“ Iya tante ”, ucapku lalu berjalan mеnuju dарur.

Tepat dybelakang tante Arum aku pun bertanya.

“ Mau minta Tolong apa tante ke ganif ? ”, tаnуаku.

“ Kayaknya punggung tante ada semut deh Nif, kamu bisa tolong garukin nggak, tangan tante nggak sampai nih mau ngegaruk. Oh iya sekalian tante mau tanya, kamu mau gorengin paha atau dаdа, Nif ? ”. Ucapnya sembari memegang piring yang berisi paha dan dada ayam mentah.

“ Oh iya tante sini biar ganif garukin, dan aku dada aja tante ”, ucapku sembari mulai menggaruk punggung tante Arum.

“ Ouh kamu suka dada yah, hemmmm anak muda tuh kebanyakan ѕukа dada yah hhe ”. Ucapnya sembari memasukkan dada ayam ke penggorengan.

“ Iya dong Tаntе, dadakan lebih enak tante, selain besar dagingnya juga keset dan kenyal ”. Ucapku sembari menggaruknya dari belakang.

“ Oh gitu yah, gede dan kenyal mana sama punya tante ? ”. Ucap tante Arum dengan entengnya.

Sejenak aku terdyam kaget mendengar ucapannya.

“ Kok dyam aja sih, ayo jawab ”, ucapnya lagi.

“ Eee eeee gimana yah tante eeeeeeeee ”.

Belum selesai aku menjawab, tiba-tiba saja ia meraih tangan kananku dengan tangan kanannya lalu dyarahkanya pada buah dadanya. Ouhhh Damn, gilak nih janda yang satu ini benar-benar frontal sekali, ucapku dalam hati. Wow ternyata tante Arum tidak memakai bra, gilak benerrrrrr.

“ Gimana udah bisa jawab belum, coba remas payudara tante, biar kamu tahu besar dan kenyal mana.

” Ucapnya sembari terus menahan tanganku ke payudara kanannya.

Saat itu aku benar-benar terkejut dengan kelakuanya itu. Karena ia yang meminta aku pun segera meremas-remas payudaranya tanpa ragu. Saat itu aku pun mendadak Horny parah guest. Sembari meremas payudaranya yang tidak memakai Bra aku tempelkan penisku yang masih terbungkus celana bahan panjangku pada pantatnya sembari terus meremas payudaranya.

“ Ayo jawab, keenakan kamu yah meremas buah dada tante, hahahaha ”. Ucapnya menggodaku.

“ Hehe iya nih tante, beuhhh gede dan kenyal dada tante kok, hhe ”. Ucapku sembari terus meremas.

Baca Juga : Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

2 menit setelah itu dada ayam pun sudah matang, tante Arum mematikan kompor lalu menaruh dada ayam itu ke piring yang tady sudah dyambilnya. Saat itu ia menaruh dada ayam dypiring sembari terus aku remas payudaranya.

“ Hemmm ada yang keenakan nih, ini kamu makan dada tante apa mau makan dada ayam ”. Ucapnya kepadaku.

“ Makan dada tante aja dulu deh, dada ayamnya nanti aja setelah makan dada tante, hhe ”. Ucapku dengan beraninya.

Saat itu aku berkata sembari terus meremas dan mengesek-gesekan penisku yang masih terbungkus celana pada pantat tante Arum yang semok dan kenyal itu. Lalu.

“ Ya udah deh kalau gitu, tapi makan dada tantenya dalam kamar mandy aja yah sekalian kita mandy bareng, lagian kamu juga belum mandykan ”. Ucapnya sembari mengedypkan matanya dengan genit.

“ Siap komandan ”, jawabku semangat.

Tanpa membuang waktu aku pun segera menuju ke kamar mandy, sedangkan tante Arum menutup pintu rumahnya agar perbuatan kami tidak dyketahui tetangganya. Setelah menutup pintu tante Arum pun menyusulku ke kamar mandy. Saat itu aku sudah telanjang bulat dengan penisku yang sudah siap tempur.

“ Wah kamu udah telanjang aja yah Nif, dasar bocah mesum kamu, hha ”. Ucapnya sembari membuka daster lalu melepas celana dalamnya.

Oughhh astaga benar-benar montok sekali payudara tante Arum, belum lagi vaginanya. Beuhhh gembul sekali seperti kue apem, saat itu aku semakin bernafsu saja melihat tante Arum yang telanjang bulat.

“ Kok dyam aja sih Nif, kenapa kamu udah nafsu banget yah melihat tante, weeekkk ”. Ucapnya memecah lamunanku yang terpesona melihat keindahan tubuhhya.

Memang benar-benar janda kempling nih tante Arum, badannya masih kencang sekali. Perutnya rata.

Pinggangnya ramping, udah gitu memek nya bersih tanpa sedykit bulu kewanitaan sehelai pun. Pasti ia rajin mencukur jembutnya deh, hhe.

“ Tau aja deh tante, nih si ojan (penis) udah tegang maksimal nih tante, hha ”. Ucapku.

“ Ya udah si ojan (penis) suruh sabar dulu yah, kita mandy dulu biar wangi ”. Ucapnya lalu ia mengguyur tubuhnya dengan air.

“ Iya tante ”, ucapku lalu ikut mengguyur tubuhku dengan air juga.

Kebetulan saat itu gayung dalam kamar mandynya ada 2, jady kami tidak saling berebut. Sembari mandy aku mengesek-gesekan penisku kepantat tante Arum. Huhh, rasanya udah nggak sabar sekali aku ingin segera menyodok memeknya yang gembul itu.

“ Nif tolong baluri tubuh tante dengan sabun cair itu dong, nanti kamu juga tante baluri juga badan kamu sama sabun cair itu ”. Ucap tante Arum sembari mengambil sabun cair yang dysampingnya.

“ Siap tante semok kesayanganku ”, ucapku penuh nafsu.

Dalam kamar mandy ukuran 3×2 meter itu kami pun saling membaluri tubuh kami dengan sabun cair. Aku baluri tubuh tante Arum dengan sabun cair dari leher hingga ujung kaki, sebaliknya tante Arum juga membaluri seluruh tubuhku dengan sabun cair. Setelah tubuh kami terbaluri sabun cair, tante Arum pun segera mengalungkan kedua tangannya ke leherku lalu bibirnya menyambar bibirku dengan penuh nafsu.

“ Eummmmm eummmm sssshhhh ”, suara lenguhanku.

Aku yang sudah bernafsu sekali, kusambut ciuman tante Arum dengan penuh nafsu juga. Bibir kami saling berpagutan dengan penuh gairah, tak puas dengan berciuman aku pun merapatkan tubuhku pada tubuh tante Arum lalu tanganku aku arahkan ke pantatnya.

“ Eughhhh ssshhhh remas terus pantat tante Nif, ouhhhh ”. Ucapnya dengan sejenak melepas ciuman kami.

“ Iya tante, oughhhh ”, ucapku sembari meremas pantat tante Arum dengan gemasnya.

Setelah itu kami pun segera berciuman kembali. Posisi tubuhku saat itu menempel dengan tubuh tante Arum. Kejantananku yang sudah ereksi maksimal itu terasa geli sekali karena tergesek-gesek perut tante Arum yang berlumur sabun cair. Merasakan penisku yang selalu menyentuh perutnya, tante Arum pun pengertian sekali, saat itu ia meraih penisku lalu mengocoknya.

“ Ssshhhhh enak sekali tante, terus kocok tante oughhhh ”. Desah nikmatku dengan melepas ciuman kami sejenak.

“ Iya sayang ssshhhh, sekarang kamu juga mainin itil (clitoris) tante yah biar kita sama-sama enak oughhh ”. Ucapnya sembari mengocok penisku.

Tanpa banyak bicara lagi, tangan kananku tetap meremas pantatnya, sedangkan tangan kiriku pun segera memainkan klitorisnya, aku tekan dan aku putar-putarkan itilnya dengan penuh nafsu. Sebaliknya ia juga mengocok penisku yang berlumur sabun cair dengan penuh nafsu juga. Saat itu kami pun menghentikan ciuman kami, lalu sama-sama fokus memainkan kelamin kami,

“ Yah seperti itu Nif, terus mainkan memek tante dan remasi pantat tante terus sssshhh aghhhhh ”. Ucapnya lalu mendesah nikmat.

“ Iya tante, tante juga kocok terus penis aku yah oughhh ”. Ucapku lalu mendesah juga.

Sekitar 10 menit kami saling memainkan alat kelamin kami. Kocokannya sungguh enak sekali, bahkan lebih enak dykocok dari pada ML. Saat itu aku yang merasa akan orgasme, aku pun menghentikan kocokannya.

“ Tante ngocoknya udah yah, sayang banget kalau spermaku keluar dytangan tante, mendyngan aku keluarin ke dalam memek tante nanti, hhe ”. Ucapku sembari menyingkirkan tangan tante Arum dari kejantananku.

“ Benar juga tuh Nif, ya udah kita langsung ngentot aja yuk, tante juga udah nggak kuat nih.

Habisnya kamu pinter banget sih ngobel memek tante, memek tante udah becek banget tuh ”. Ucapnya sembari menununjuk ke arah vaginanya yang basah oleh lendyr kawin bercampur sabun cair.

“ Iya deh tante, kita ML pakai gaya apa nih tante ”. Tanyaku.

“ Anjing kencing aja yah Nif, soalnya nggak mungkin juga kan kalau tante terlentang dalam lantai kamar mandy ini, hahaha ”. Ucapnya sembari tertawa.

“ Anjing kencing, Doggy style kali tante. Ya udah sana buruan tante nungging ” Ucapku memintanya menungging.

“ Iya itu maksud tante, maklumlah tantekan udah nggak muda lagi ”. Ucapnya lalu ia menungging membelakangiku.

Ketika menungging tangannya berpegangan pada bak mandy agar ia tidak jatuh ketika aku sodok nanti. Seketika terlihatlah sebongkah pantat yang bulat, kencang, lebar, dengan terselip sebuah lubang kenikmatan dytengahnya. Nafsuku semakin memuncak saja melihat pantat dan vagina Tante Arum dari belakang. Tanpa banyak bicara lagi segera aku benamkan penisku pada liang senggamanya.

“ Zlebbbbbbbbbbbbbbbbb oughhhhhhhhhh sssssssssshhhhh ”. Lenguh nikmatku.

Kutanamkan dalam-dalam penisku pada vagina Tante Arum.

“ Oughhhh Nif, eughhhhhh besar sekali kontol kamu Nif, rasanya memek tante kayak dyperawani lagi oughhhh ”. Ucapnya nampak agak kesakitan.

Memang sih penisku tergolong besar, udah gitu panjang lagi. Selain itu memek tante Arum yang sudah lama tidak terjamah penis laki-laki terasa sempit dan cengkraman otot vaginanya masih sangat kuat sekali. Rasanya tidak kalah dengan memek mantan pacarku dulu, malahan lebih enak memek tante Arum. Setelah itu mulailah aku gerakkan maju mundur penisku ke dalam vagina tante Arum.

Aku yang sudah bernafsu langsung menggenjot memek tante Arum dengan cepat.

“ Plakkkkk plakkkkk pyekkkk plakkkkk pyekkkk plakkkkk plakkkkk plakkkkk ”. Suara kulitku yang bertemu pantat tante Arum yang basah dengan sabun cair ketika aku memaju mundurkan penisku dengan cepat dan kuat.

“ Oughhh Nif, kamu ganas sekali sayang, kamu mainnya kasar yah oughhh ”. Ucapnya sembari mendesah.

Baca Juga : INDOPK.COM Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

“ Iya nih Tante, habisnya aku udah gemes dan nafsu sekali sama tante sssssssshhhhh ”. Ucapku sembari terus menyodok memek tante Arum.

“ Hegggg, eughhhhh oughhh terserah kamu aja Nif, terus sodok Nif oughhhh ”. Desah tante Arum terlihat kewalahan dengan permainanku.

Saat itu aku menyodok vagina tante Arum dengan keras dan cepat. Seiring dengan sodokanku itu, payudara tante Arum yang montok dan besar itu bergoyang goyang seiring kuhempaskan penisku ke dalam liang senggamanya. Sayang sekali rasanya jika dy dyamkan, sembari terus menyodok aku membungkukan tubuhku lalu aku raih payudaranya dan aku remas dengan kedua tanganku.

“ Eughhhh eummmm pandai sekali kamu Nif, yah remas payudaraku juga dan terus genjot memek tante Nif oughhhh ”. Ucapnya puas merasakan kombinasi seksku.

“ Iya tante sayang ”, jawabku singkat.

Tidak lama setelah itu, tiba-tiba saja tubuh tante Arum mengejang dan otot vaginanya mengencang menjepit penisku.

“ Aghhhhhhhhhhhhhh aku keluar sayang oughhhhh uhhhhhh ”. Desah panjangnya mendapatkan klimaksnya.

“ Oughhhhhh iya tante sayang, aku merasakan itu rasanya hangat sekali. Dan memek tante menjepit penisku lebih kuat dari sebelumnya, Eummmm ”. Ucapku sembari terus menyodok memek tante Arum yang tambah becek itu.

Aku pun saat itu masih belum mendapatkan orgasme. Tidak terasa kami sudah ML selama 15 menit dengan gaya doggy style. Saat itu aku melihat pada jam tanganku yang masih aku kenakan, dalam hatiku berkata, kuat juga gue yah, hhe. Aku yang seharian sudah lelah dengan kuliahku, aku pun ingin segera mendapatkan klimaksku juga.

“ Tante, sekarang kaki tante dyrapatkan yah ”. Pintaku sembari menghentikan sodokanku sejenak.

Setelah tante Arum merapatkan kakinya, saat itu pun rasanya penisku terjepit kuat sekali oleh vagina tante Arum. Lalu setelah itu aku pun mulai mengayunkan penisku lagi dengan cepat dan penuh nafsu.

“ Oughhh ahhh ahhhh sssshhh ughhhh Nif perih Nif rasanya, Ssshhhhh ”. Ucap tante Arum nampak kesakitan dengan gaya itu.

“ Tahan sebentar yah Tante, sebentar lagi aku keluar, Oughhh ”. Ucapku sembari terus menyodok memek Tante Arum.

Sekitar 5 menit aku menyodoknya, terasa penisku sudah tidak kuat menahan spermaku yang akan menyembur. Penisku berdenyut-denyut dan.

“ Crottttttttttttttttt crottttttttttttttt crottttttttttttttttt ”.

Pada akhirnya aku mendapatkan klimaksku. Kusemburkan semua pejuhku (sperma) ke dalam memek tante Arum yang gembul itu.

“ Ouggggghhhhhhhhhhhhhhhhh enak sekali tante ”. Ucapku puas dengan klimaksku.

“ Iya sayang, kamu hebat sekali ngentotnya, tante benar-benar kewalahan ngentot sama kamu oughhhhhhhh ”. Ucapnya memujiku.

Tersalurkanlah hasrat sex kami malam itu dengan penuh kepuasan. Spermaku saat itu memenuhi rahim tante Arum, sampai-sampai aku melihat spermaku berjatuhan kelantai ketika aku mencabut penisku dari liang vaginanya. Nafas kami terengah-engah saling bersahutan saat itu. Sejenak kami mengatur nafas kami sembari menikmati sisa-sisa nikmat percintaan kami.

Setelah itu kami pun segera mandy, terasa dyngin sekali malam itu setelah kami bercinta. Setelah selesai mandy kami pun segera mengeringkan tubuh kami dengan handuk. Kemudyan kami pun segera memakai pakaian kami kembali dan keluar dari kamar mandy untuk makan. Malam itu kami makan dengan lahapnya. Selesai makan aku pun segera berpamitan pulang.

“ Tante udah malem nih, aku pulang dulu yah terima kasih buat makan gratis dan ngentot gratisnya yah, hehe ”. Ucapku sembari mencolek payudaranya.

“ Hahhaa dasar anak nakal, ya udah sana pulang, besok-besok kalau mau makan dada tante kesini lagi yah, hhe ”. Ucapnya menggodaku.

“ Siap tante sayang, bye tante semok ”. Ucapku.

Setelah itu tante Arum pun segera membukakan pintu lalu aku segera keluar dari rumahnya. Sungguh makan malam yang penuh sensasi pada hari itu. Sesampainya dalam kos aku pun langsung merebahkan tubuhku ke kasur lesehanku sembari membayangkan percintaan kami. Lama-kelamaan mataku dan tubuhku yang sudah lelah pun memaksa aku untuk segera tidur.

Malam itu tidurku nyenyak sekali. Semenjak kejadyan malam itu aku tidak perlu mengeluarkan uang untuk makan jika aku ada dykosan. Tante Arum selalu memberi aku makan dan Ngentot gratis selama aku tinggal dy kostku itu. Sampai pada akhirnya hubungan kami pun berakhir gara-gara aku telah mendapatkan pacar baru yang cantik, kaya, dan lebih hebat cara bercintanya dari pada tante Arum.

Dan bagi teman-teman yang hobby bermain game casino online dan togel online.
Silahkan bergabung dengan kami Lotto03 agen casino online dan togel online terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *