Bermain Ke Rumah Dosen Ku Yang Cantik

Sexy18 Kenangan indah bersama dosenku tiba-tiba terbesit, tiba-tiba aku ingin sekali menceritakan pengalaman seks ku ini. Kutulis kata demi kata hingga aku merangakai keseluruhan mengenai pengalamanku ngentot dengan ibu dosenku. Semoga kalian terhibur dengan cerita pengalaman seks yang ku alami ini.

Bermain Ke Rumah Dosen Ku Yang Cantik

Bermain Ke Rumah Dosen Ku Yang Cantik

Pada waktu ujian tengah semester dy warnai rintikan hujan dysepanjang jalan menemaniku menuju ketempat itu. Saya dypanggil ke rumah dosen wanita yang masih agak muda, sekitar 26 tahun. Body asyik dy pandang mata, lurus sebahu rambutnya. Ia juga lulusan dari perguruan tinggi tersebut. Dypanggil ke rumahnya karena saya dyminta untuk mengurus keperluan dya, karena dya akan ke luar kota. Malam harinya saya pun ke rumahnya sekitar jam 7 malam, saat itu rumahnya hanya ada pembantu (yang juga masih muda dan cantik). Suaminya ketika itu belum pulang dari rapat dy puncak. Otomatis kondysi rumah lagi sepi, hanya wanita-wanita tok penghuninya.

Saat saya membuka pintu rumahnya, saya agak terbelalak karena ia memakai gaun tidur yang tipis, sehingga terlihat payudara yang menyumbul keluar. Saat saya perhatikan, ia ternyata tidak memakai BH. Terlihat saat itu buah dadanya yang masih tegar berdyri, tidak turun. Putingnya juga terlihat besar dan kemerahan, sepertinya memiliki ukuran sekitar 36B.

Sewaktu saya sedang memperhatikan Dosen saya itu, saya kepergok oleh pembantunya yang ternyata dari tady memperhatikan saya. Sesaat saya jady gugup, tetapi kemudyan pembantu itu malah mengedypkan matanya pada saya, dan selanjutnya ia memberikan minuman pada saya. Saat ia memberi minum, belahan dadanya jady terlihat (karena pakaiannya agak pendek), dan sama seperti dosen saya ukurannya juga besar.

Kemudyan dosen saya yang sudah duduk dy depan saya berkata, (mungkin karena saya melihat belahan dada pembantu itu). “Kamu pingin ya “nyusu” sama buah dada yang sintal?”.
Saya pun tergagap dan menjawab. “Ah enggak kok Bu!”.
Lalu ia bilang. “Nggak papa kok kalo kamu pingin, Ibu juga bersedya nyusuin kamu”.
Mungkin karena ia saya anggap bercanda, saya bilang saja. “Oh, boleh juga tuh Bu!”.

Tanpa terduga, ia pun mengajak saya masuk ke ruang kerjanya.
Saat kami masuk, ia berkata. “Reno, tolong liatin ada apaan sih nih dy punggung Ibu!”.

Baca Juga : Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

Lalu saya menurut saja, saya lihat punggungnya, karena tidak ada apa-apa saya bilang, “Nggak ada apa-apa kok Bu!”.
Tetapi tanpa dysangka, ia malah membuka semua gaun tidurnya, dengan tetap membelakangiku. Saya lihat punggungnya yang begitu mulus dan putih. Kemudyan ia menarik tangan saya ke payudaranya, oh sungguh kenyal dan besar. Dan setelah itu saya merayap ke putingnya, dan benar perkiraan saya, putingnya besar dan masih keras.

Kemudyan ia membalikkan tubuhnya, ia tersenyum sambil membuka celana dalamnya. Terlihat dy sekitar kemaluannya banyak dytumbuhi bulu yang lebat.
Setelah itu saya berkata. “Kenapa Ibu membuka baju?”.
Ia malah berkata. “Sudah, tenang saja pokoknya puaskan aku malam ini, kalau perlu hingga pagi”.

Karena saya ingin juga merasakan tubuhnya, saya pun tanpa basa-basi terus menciuminya dan juga buah dadanya. Saya hisap hingga ia merasa kegelian, lalu ia membuka pakaian saya. Ia pun terbelalak saat ia melihat batang kejantanan saya.
“Oh, sangat besar dan panjang!. (Karena ukuran penis saya memang besar, sekitar 17cm dan berdyameter 3cm)”.

Dosen saya pun sudah mulai terlihat atraktif, ia mengulum penis saya hingga biji kemaluan saya.
“Ah ahh Bu enak sekali, terus Bu aku belum pernah dyhisap seperti ini!”. Desahku.
Karena dypuji, ia pun terus semangat memaju mundurkan mulutnya. Saya juga meremas-remas terus buah dadanya, nikmat sekali kata dosen saya. Lalu ia mengajak saya untuk merubah posisi dan membentuk posisi 69.

Saya terus menjilati vaginanya dan terus memasukkan jari saya.
“Ah Reno, aku sudah nggak kuat nih! Cepat masukkan penismu!”. Katanya.
“Baik Bu!”. Jawabku sambil mencoba memasukkan batang kemaluan saya ke liang senggamanya.

“Ah, ternyata memek ibu sempit juga ya Bu, jarang dymasukkin ya Bu?”. Tanyaku.
“Iya Reno, suami Ibu jarang bercinta dengan Ibu, karena itu Ibu belum punya anak, ia pun juga sebentar permainannya”. Jawabnya.
Kemudyan ia terus menggelinjang-gelinjang saat dymasukkannya penisku sambil berkata. “Ohh ohhh besar sekali penismu, tidak masuk ke memekku, ya Ren?”.
“Ah nggak kok Bu”. Jawab saya sambil terus berusaha memasukkan batang keperkasaanku.

Kemudyan, untuk melonggarkan lubang memeknya, saya pun memutar-mutar batang kemaluan saya dan juga mengocok-ngocoknya dengan harapan melonggarkan liangnya. Dan betul, lubang senggamanya mulai membuka dan batang kejantanan saya sudah masuk setengahnya.

“Ohhh ohhh terus Ren, masukkan terus, jangan ragu!”. Katanya memohon.
Setelah memutar dan mengocok batang kejantanan saya, akhirnya masuk juga rudal saya semua ke dalam liang kewanitaannya.
“Oohh pssfff aha hhah ah”. Desahnya yang dyikuti dengan teriakannya, “Oh my good ohhh!”.

Saya pun mulai mengocok batang kemaluan saya keluar masuk. Tidak sampai semenit setelah itu, dosen saya sudah mengeluarkan cairan vaginanya.

“Oh Reno, Ibu keluar”. Terasa hangat dan kental sekali cairan itu.
Cairan itu juga memudahkan saya untuk terus memaju mundurkan batang keperkasaan saya. Karena cairan yang dykeluarkan terlalu banyak, terdengar bunyi. “Crep crep sleppp slepp”, sangat keras. Karena saya melakukannya sambil menghadap ke arah pintu, sehingga terdengar sampai ke luar ruang kerjanya.

Saat itu saya sempat melihat pembantunya mengintip permainan kami. Ternyata pembantu itu sedang meremas-remas payudaranya sendyri (mungkin karena bernafsu melihat permainan kami). Oh, betapa bahagianya saya sambil terus mengocok batang keperkasaan saya maju mundur ke liang vagina dosen saya. Saya juga melihat tontonan gratis ulah pembantunya yang masturbasi sendyri, dan saya baru kali ini melihat wanita masturbasi.

Setelah 15 menit bermain dengan posisi saya berada dy atasnya, lalu saya menyuruh dosen saya pindah ke atas saya sekarang. Ia pun terlihat agresif dengan posisi seperti itu.
“Aha ha ha”, ia berkata seperti sedang bermain rodeo dy atas tubuh saya.
15 menit kemudyan ia ternyata orgasme yang kedua kalinya.
“Oh, cepat sekali ia orgasme, padahal aku belum sekalipun orgasme”. Batinku.

Lalu setelah orgasmenya yang kedua, kami berganti posisi kembali. Ia dy atas meja, sedangkan saya berdyri dy depannya. Saya terus bermain lagi sampai merasakan batas dynding rahimnya.

Baca Juga : INDOPK.COM Agen Poker Online, Domino QQ dan Bandar Ceme Terpercaya

“Oh oh Reno, pelan-pelan Ren!”. Katanya.
Kelihatannya ia memang belum pernah dymasukkan batang kemaluan suaminya hingga sedalam ini. 15 menit setelah itu ia ternyata mengalami orgasme yang ketiga kalinya.
“Ah Reno, aku keluar ah ah ahhh nikmat!”. Desahnya sambil memuncratkan kembali cairan kemaluannya yang banyak itu.

Setelah itu ia mengajak saya ke bath-tub dalam kamar mandynya. Ia berharap agar dalam bath-tub itu saya dapat orgasme. Karena ia kelihatannya tidak sanggup lagi membalas permainan yang saya berikan. Dalam bath-tub yang dy isi setengah itu, kami mulai menggunakan sabun mandy untuk mengusap-usap badan kami. Karena dosen saya sangat senang dyusap buah dadanya, ia terlihat terus-terusan bergelinjang. Ia membalasnya dengan meremas-remas buah kemaluan saya menggunakan sabun (bisa pembaca rasakan nikmatnya bila buah zakar diremas-remas dengan sabun).

Setelah 15 menit kami bermain dalam bath-tub, kami akhirnya berdua mencapai klimaks yang ke empat bagi dosen saya dan yang pertama bagi saya.
“Oh Reno, aku mau keluar lagi!”, katanya.
Setelah terasa penuh dy ujung kepala penis saya, lalu saya keluarkan batang kejantanan saya dan kemudyan mengeluarkan cairan lahar panas itu ke atas buah dadanya sambil mengusap-usap lembut.

“Oh Reno, engkau sungguh kuat dan partner bercinta yang dahsyat, engkau tidak cepat orgasme, sehingga aku dapat orgasme berkali-kali. ini pertama kalinya bagiku Reno. Suamiku biasanya hanya dapat membuatku orgasme sekali saja, kadang-kadang tidak sama sekali”. Ujar dosen saya.
Setelah itu karena kekelalahan, ia terkulai lemas dalam bath-tub tersebut, dan saya keluar ruang kerjanya masih dalam keadaan bugil mencoba mengambil pakaian saya yang berserakan dy sana.

Dan bagi teman-teman yang hobby bermain game casino online dan togel online.
Silahkan bergabung dengan kami Lotto03 agen casino online dan togel online terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *