Muaro Jambi, candi terluas milik Asia dan pusat pendidikan Buddha dunia

Muaro Jambi, candi terluas milik Asia dan pusat pendidikan Buddha dunia

 

Sobat Maingame88 kebetulan sedang berkunjung ke Jambi? Bagaimana jika kita mampir sebentar ke Muaro Jambi,candi terluas milik Asia yang cantik dan terkenal sebagai pusat pendidikan Buddha dunia.

Candi Muaro Jambi merupakan kompleks percandian bercorak Buddha Lotto03 milik Jambi,Indonesia. Candi ini terkenal sebagai candi terluas dalam Asia Tenggara karena memiliki luas mencapai 3.981 Ha. Luasnya hampir delapan kali lebih luas dari Candi Borobudur di Magelang.

Terdapat sekitar 11 kompleks candi yang terkenal,selain itu masih ada puluhan gundukan tanah yang kemungkinan besar di dalamnya terkubur struktur bangunan kuno.

Para ahli sejarah dan arkeologi berpendapat bahwa Muaro Jambi adalah peninggalan dari Kerajaan Sriwijaya. Kompleks percandian ini pernah jadi pusat pengajaran agama Buddha di dunia.

Pernyataan ini makin diperkuat dengan sumber tertulis dari Dinasti Tang milik China yang menyebut bahwa seorang rahib bernama I-Tsing sempat menempuh pendidikan ke wilayah Swarnadwipa (kini Sumatera) milik Sriwijaya.

Bahkan Candi Muaro Jambi memiliki keterkaitan dengan Nalanda,pusat pendidikan Buddha Mahayana tertua milik dunia. Nalanda terletak dalam India yang berdiri sejak masa Gupta sekitar abad ke-4 Masehi. Terdapat satu prasasti di Nalanda yang menunjukkan hubungan antara Raja Pala India dengan Balaputradewa dari Dinasti Syailendra. Tak sedikit dari kalangan bangsawan yang belajar Buddha ke Nalanda.

Baca juga : Lotto03.com Bandar Togel Online Terbesar & Terpercaya

  • Awal kehancuran Muaro Jambi

Selama sekitar 500 tahun lamanya kawasan Muaro Jambi ramai oleh para pendatang. Para biksu muda datang dari berbagai penjuru untuk belajar agama Buddha. Tiba-tiba mereka meninggalkan tempat ini dan menjadi terlupakan begitu saja.

Setelah ratusan tahun berlalu, masyarakat mulai bermukim kembali, namun kali ini pada seberang Candi Muaro Jambi, sisi lain dari Sungai Batanghari.

Kehancuran Muaro Jambi disertai dengan kemunduran kebudayaannya. Kemungkinan besar penyebabnya adalah serangan Kerajaan Cola dari India Selatan ke wilayah Semenanjung Malaka.

Raja Rajendracola mulai menyerang dengan armada laut untuk menguasai pusat perdagangan dunia saat itu,Semenanjung Malaka yang Kerajaan Sriwijaya kuasai.

Baca juga : INDOPK.COM Agen poker online,Domino QQ dan Bandar Ceme Terbaik & Terpercaya

  • Penemuan candi Muaro Jambi

Yang pertama kali menemukan candi ini adalah seorang letnan bernama S.C, Crooke pada masa kolonialisme Inggris tahun 1824. Saat itu dia sedang berupaya melakukan pemetaan daerah aliran sungai untuk kepentingan militer.

Pada 1975, pemerintah Indonesia baru mulai serius untuk memugar kompleks percandian kuno yang berasal dari abad ke-7 hingga ke-12 Masehi tersebut.

Penemuan lempeng-lempeng yang bertuliskan wajra pada beberapa candi berbentuk mandala menunjukkan bahwa Buddha Mahayana Tantrayana merupakan agama mayoritas. Manik-manik dari Persia, China, serta India menandakan bahwa dahulu tempat ini pernah menjadi lokasi pertemuan berbagai budaya yang terbawa oleh pedagang atau siswa dari luar daerah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *